BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Di hari ketiga hari raya Idul Fitri 1447 H atau Senin (23/3/2026), tempat obyek wisata, termasuk wisata religi di Banjarmasin dan Kabupaten Banjar di serbu pengunjung dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah hingga Jawa.
Misalnya di obyek wisata religi makam KH Ahmad Zuhdiannoor yang terletak di Sungai Jingah Banjarmasin, sejak pagi hari dikunjungi pengunjung yang sedang berziarah.
“Sebelumnya saya bermimpi ditemui Guru Zuhdi dan meminta saya datang ke makam beliau. Alhamdulillah, hari ini saya bisa ziarah ke makam beliau dan sesuai apa yang saya lihat di dalam mimpi,” kata Aisyah, penziarah asal Gresik, Jawa Timur, Senin (23/3).
Aisyah yang datang bersama suami dan anaknya menangis di depan makam Guru Zuhdi, saking terharunya bisa datang ke sini.
“Alhamdulillah, saya bisa berkunjung ke sini,” ceritanya.
Setelah berkunjung ke Guru Zuhdi, Aisyah melanjutkan ke Makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang terletak di Kalampayan, Banjar, Kalimantan Selatan.
Suasana di makam Datu Kalampayan pun cukup banyak didatangi pengunjung dari berbagai daerah di Kalsel hingga luar Banua.
Penziarah yang datang pun bergantian memanjatkan doa di depan kubah, karena cukup banyak pengunjung datang ke makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.
Begitu juga walau pun makam KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau yang akrab disapa Guru Sekumpul ditutup, tetap saja orang datang berkunjung kesana.
Para jemaah hanya duduk di luar area kubah untuk memenuhi niat datang ke tempat tersebut.
“Alhamdulillah, saya bisa wisata religi di tempat-tempat ulama besar di Kalsel,” pungkasnya. (ful/KPO-3)















