MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya efisiensi anggaran di tingkat pemerintah daerah (pemda) di tengah berbagai tantangan ekonomi global.
“Salah satu langkah yang ditekankan adalah memangkas perjalanan dinas yang dinilai tidak perlu,: kata Tito di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan.
Ia menyebut upaya efisiensi sebenarnya sudah lama disampaikan kepada para kepala daerah.
BRILink Agen Bantu Permudah Transaksi Warga hingga Buka Peluang Usaha di Sumbawa
“Kalau dari dulu saya sudah menyampaikan untuk efisiensi kepala daerah. Saya akan menekankan lagi efisiensi, terutama efisiensi anggaran,” kata Tito.
Tito menjelaskan, pemerintah daerah perlu meninjau kembali berbagai kegiatan yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat, termasuk perjalanan dinas.
Anggaran dari pos tersebut diharapkan dapat dialihkan untuk program yang lebih bermanfaat.
“Terutama perjalanan dinas yang tidak perlu, dari dulu saya sampaikan.
Jadi uangnya diarahkan untuk program yang pro rakyat,” ujar Tito.
Pemerintah saat ini memang tengah mendorong langkah efisiensi sebagai respons terhadap berbagai tantangan, salah satunya kenaikan harga minyak dunia akibat konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan guna menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Tito menambahkan, langkah efisiensi serupa sebenarnya pernah diterapkan saat pandemi Covid-19, seperti penghematan penggunaan listrik di perkantoran.
“Mekanisme pada waktu Covid itu, misalnya, lampu dimatikan dulu, jangan ninggalin kantor saat lampu hidup, AC masih hidup,” ujarnua. (net/K-2)















