Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Api dari Sebuah Isapan Terakhir Hanguskan Mobil di Desa Mantuil Tabalong

×

Api dari Sebuah Isapan Terakhir Hanguskan Mobil di Desa Mantuil Tabalong

Sebarkan artikel ini
IMG 20260327 WA0015 e1774596469313

TANJUNG, Kalimantanpost.com – Suasana pagi Jumat, (27/3/2026) di Desa Mantuil, Kecamatan Muara Harus, Tabalong tidak berjalan seperti biasanya, dimana kendaraan singgah di SPBU, mengisi bahan bakar, lalu kembali melanjutkan perjalanan, sebuah rutinitas yang sederhana, nyaris tanpa cerita. Namun kali ini berbeda sebuah peristiwa yang berawal dari hal sepele, namun berujung kepanikan.

Sekitar pukul 08.30 Wita, sebuah mobil penumpang milik HAR (42), warga Desa Sungai Buluh, berhenti sejenak di SPBU. Tangki bahan bakar telah terisi, perjalanan pun siap dilanjutkan. Tak ada yang tampak janggal. Hingga beberapa meter setelah keluar dari area SPBU, HAR mengambil rokok elektriknya dari sebuah kebiasaan kecil yang mungkin terasa biasa saja di tengah perjalanan. Namun, hanya dalam hitungan detik, situasi berubah drastis.

Kalimantan Post

Dari dalam mobil, muncul percikan api. Kecil di awal, tetapi cepat menjalar, membesar, dan menguasai ruang kabin. Kepanikan tak terhindarkan. HAR yang menyadari bahaya itu, tanpa pikir panjang langsung melompat keluar dari kendaraan, menyelamatkan diri dari kobaran yang kian membesar.

Di tengah kepulan asap dan api yang melahap bodi kendaraan, warga sekitar dan petugas SPBU bergerak cepat. Alat pemadam api ringan (APAR) dikerahkan. Mereka berusaha menahan laju api, mencegahnya menjalar lebih jauh. Upaya itu menjadi perlombaan melawan waktu.

Tak lama berselang, sekitar lima menit kemudian, tim pemadam dari UPBS Muara Harus tiba. Dengan peralatan yang lebih lengkap, mereka mengambil alih penanganan. Api akhirnya berhasil dijinakkan, meski butuh waktu hampir satu jam hingga benar-benar padam.

Ketika semuanya usai, yang tersisa hanyalah rangka mobil yang hangus menjadi saksi bisu dari kejadian yang berlangsung begitu cepat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp12 juta.

Baca Juga :  Amankan Arus Mudik 2026, Personel Pos Yan Bati-Bati Siaga di Simpang 3 Nusa Indah

Kapolres Tabalong melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo menyampaikan bahwa dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh penggunaan rokok elektrik setelah pengisian bahan bakar. Sebuah hal yang kerap dianggap sepele, namun ternyata menyimpan risiko besar.

Sementara itu, jajaran Polsek Muara Harus yang dipimpin IPTU Abdul Gani bergerak cepat setelah menerima laporan.

Mereka mendatangi lokasi, mengamankan area, mendata saksi, serta mengevakuasi kendaraan untuk penanganan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat yang kuat—bahwa bahaya bisa datang dari kebiasaan kecil yang sering diabaikan. Di balik rutinitas yang tampak aman, selalu ada risiko yang menunggu jika kewaspadaan lengah.

Pagi itu, di depan SPBU Desa Mantuil, satu pelajaran mahal kembali terukir, api tak pernah butuh waktu lama untuk mengubah segalanya. (ros/KPO-3)

Iklan
Iklan