Banjarbaru, KP – Pasca pelantikan pejabat eselon 2 atau kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), oleh Gubernur Kalsel, Muhidin, pada bulan Ramadan kemarin terjadi kekosongan beberapa jabatan.
Sebelumnya juga memang masih ada jabatan kosong karena pejabat sebelumnya masuk purna tugas.
Pada pelantikan terakhir sebanyak 7 kepala SKPD menduduki jabatan baru.
Kini setidaknya terdapat 3 jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama yang masih kosong. Yaitu Kepala Biro Organisasi, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), dan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral.
Namun begitu Pemprov Kalsel akan melalukan pengisian jabatan melalui lelang pada dua jabatan.
Yaitu kepala Biro Organisasi dan PBJ.
Kepala BKD Kalsel, Noryadi menjelaskan bahwa pendaftaran telah dibuka mulai tanggal 26 Maret hingga 9 April 2026.
Untuk lelang kali ini, terdapat dua posisi yang diprioritaskan untuk diisi.
“Sesuai arahan pimpinan, kita membuka untuk saat ini dua jabatan dulu, yaitu Kepala Biro Organisasi dan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa,” ujar Noryadi saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Banjarbaru, Jumat (27/3).
Ia menambahkan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara transparan dan melibatkan berbagai pihak kompeten. Selain seleksi administrasi, para peserta juga akan menjalani tahap assessment yang bekerja sama dengan Lembaga penilaian kompetensi dari Biro Pembinaan Karier Staf Sumber Daya Manusia Kepolisian Negara Republik Indonesia (SSDM POLRI), serta Penilaian Kompetensi Bidang dan Wawancara dari Panitia Seleksi yang diketuai langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel beserta Kepala BKD Provinsi Kalsel, dari kalangan akademisi, kalangan professional dan Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalsel.
Seleksi terbuka bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), baik dari lingkungan Pemprov Kalsel maupun pemerintah kabupaten/kota. Adapun persyaratan utama yang harus dipenuhi di antaranya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), sedang menduduki jabatan Administrator atau Jabatan Fungsional jenjang Ahli Madya secara kumulatif paling singkat 2 (dua) tahun, memiliki pangkat minimal Pembina (IV/a) dan lain-lain sesuai dengan ketentuan yang ada pada Pengumuman Panitia Seleksi.
“Kami tidak membatasi kuota pelamar. Silakan bagi ASN yang memenuhi syarat untuk mendaftar seleksi terbuka ini secara online melalui ASN Karier BKN,” tambahnya. (mns/K-2)















