Proses tersebut telah mencapai Kloter 17, dan untuk sisa dua kloter terakhir.
BANJARMASIN, KP – Seluruh tahapan persiapan penyelenggaraan ibadah haji Embarkasi Banjarmasin, telah berjalan dengan baik dan saat ini memasuki tahap akhir.
“Seluruh jemaah calon haji di provinsi Kalsel berjumlah 5.187, keberangkatan tahun ini ke tanah suci telah menyelesaikan mengikuti kegiatan manasik haji,” kata Eddy Khairani dari Kantor Wilayah Kementerian Haji Provinsi Kalsel
“Kegiatan manasik haji yang diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah kabupaten/kota masing-masing sebanyak empat kali,” tambah Eddy Khairania, Minggu (29/3).
Menurutnya, selain manasik, seluruh visa jemaah calon haji hampir semuanya telah terbit dan telah dilakukan penyatuan atau penempelan dengan paspor masing-masing.
“Hingga saat ini, proses tersebut telah mencapai Kloter 17, dan untuk sisa dua kloter terakhir, insyaallah akan rampung pada minggu depan,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, ungkap Eddy, Embarkasi Banjarmasin Kalsel memberangkatkan jemaah haji dua provinsi, yakni Kalsel dan Kalteng. Kalsel sebanyak 14 kloter dan Kalteng sebanyak 5 kloter.
Adapun persiapan tahap akhir ini, ujar dia, terkait kesiapan layanan di asrama haji di Kota Banjarbaru, saat ini memiliki dua gedung utama dengan fasilitas setara hotel, serta beberapa gedung lama yang tetap dipertahankan dan difungsikan.
“Total kapasitas penampungan asrama mencapai kurang lebih 750 orang, atau dapat menampung 2 kloter dengan asumsi 1 kloter berjumlah sekitar 360 orang,” ujarnya.
Adapun persiapan lainnya yang terus dimatangkan untuk kelancaran keberangkatan haji 2026 di Embarkasi Banjarmasin, antara lain pemeriksaan kesehatan jamaah telah dilaksanakan secara bertahap, termasuk pemberian vaksinasi wajib dan pemantauan kondisi kesehatan terakhir sebelum keberangkatan.
Kemudian, ungkap Eddy, kesiapan transportasi jamaah yang dikoordinasi dengan pihak pemerintah daerah dan Kemenhaj kabupaten/kota terkait guna memastikan kelancaran mobilisasi jamaah dari daerah menuju embarkasi.
“Seluruh petugas kloter dan petugas pendukung telah ditetapkan serta diberikan pembekalan guna memastikan pelayanan maksimal kepada jemaah,” katanya. (ant/K-2)















