Tanjung, KP – Sebagai perwujudan visi misi Tabalong yang Sejahtera, Maju, Riligius dan Terdepan (SMaRT), Bupati Tabalong Ir H Muhammad Noor Rifani SH ST MT, meresmikan musala bagi Rumah Sakit Umum Daerah Haji Badaruddin Kasim (RSUDHBK) Tanjung, belum lama tadi.
Selain resmi memiliki musala baru, sebagai wujud dukungan Tabalong yang religius, RSUDHBK Tanjung ini juga memiliki jasa antar pasien pasca rawat inap gratis.
Acara peresmian musala yang dilaksanakan di sela acara halal bihalal RSUDHBK Tanjung tersebut Bupati berharap keberadaan musala bisa dimanfaatkan untuk tenaga kerja maupun orang yang datang ke rumah sakit. Begitu juga dengan RSUDHBK Tanjung memiliki inovasi jasa antar pasien pasca rawat inap gratis bisa dimanfaatkan, “biasanya orang habis rawat inap bingung pulangnya sekarang jadi dapat diantar pakai ini, kemudian sepeda motor untuk dokter IGD bisa membantu pelayanan dokter semakin cepat apabila dibutuhkan,” ujarnya.
“Di era kepimpinan kami dan Wabup, memang SDM terkait kesehatan benar-benar sangat diperhatikan. Inilah langkah-langkah pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat,” demikian pungkas bupati.
Direktur RAUDHBK Tanjung Setyawan Andri Wibowo mengatakan, pembangunan musala ini untuk mendukung Tabalong religius. “Untuk jasa antar pasien merupakan inovasi dari RSUD yang dapat mempermudah masyarakat untuk pulang ke rumahnya. Karena rata-rata pasien yang datang kesini menggunakan ambulan, nah makanya kita sediakan juga jasa antar untuk mempermudah,” ungkapnya.
Pada kegiatan yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Tabalong Habib M Taufani Alkaf S.Kom MM, dilakukan penyerahan 15 unit sepeda motor untuk seluruh dokter yang ada di IGD, hal ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Tentukan ketika dokter diberikan operasional harus cepat, walaupun sudah ada jadwal shift biasanya kalau kita penuh itu akan memungkinkan untuk memanggil yang lainnya,” jelasnya.
Di akhir paparannya Setyawan berharap sarana-prasarana tersebut dapat mendukung pelayanan di RSUDHBK Tanjung bisa lebih maksimal. (ros/K-6)















