BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Laga penting dan krusial akan tersaji dalam pertandingan Barito Putera melawan PSS Sleman dalam pekan ke-24 Championship yang berlangsung di Stadion 17 Mei, Sabtu (11/4/2026) pukul 20.00 Wita.
Sengitnya duel nanti mengingat kedua tim sedang berjuang di jalur perebutan slot promosi ke Super League musim depan, PS Barito Putera dan PSS Sleman akan bentrok.
PSS Sleman sedang bertengger di puncak klasemen Grup 2. Super Elang Jawa mempunyai 49 poin. Tim tersebut unggul empat poin terhadap Laskar Antasari yang sedang berada di posisi ketiga.
Situasi tersebut membuat tiga poin sangat berarti bagi Bayu Pradana dan kolega untuk memangkas gap poin menjadi sepoin. Mereka harus mampu menumbangkan perlawanan Riko Simanjuntak dan kolega, apalagi akan bertanding di hadapan pendukungnya.
“Kepercayaan diri pemain sudah pulih pasca meraih kemenangan atas PSIS. Pertandingan melawan PSS Sleman merupakan partai krusial untuk kami. Ini pertandingan hidup mati untuk kita bermain di kandang dan butuh dukungan suporter,” ujar kiper Barito Putera dalam jumpa pers dikutip dari Instagram Barito Putera, Jumat (10/4).malam.
Ditambahkan mantan kiper Timnas Indonesia ini, pertandingan nanti merupakan satu-satunya kesempatan memperpendek jarak di klasmen.
“Kita harus memenangkan pertandingan agar bisa memangkas jarak dengan PSS Sleman dan Persipura,” tandas Ridho.
Dia pun berharap dukungan suporter untuk memenuhi Stadion 17 Mei Banjsrmasin, Sabtu malam.
Pelatih Barito Putera Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues mengungkapkan timnya sudah punya persiapan bagus untuk pertandingan melawan PSS Sleman.
“Pertandingan nanti bakal berlangsung seru dan kedua tim pasti ingin menang. Kita harus menang besok (malam ini),” ujar Teco, panggilan akrab Stefano Cugurra.
Pelatih kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis, membagikan sudut pandangnya terkait pertemuan ketiga dengan tim berjuluk Laskar Antasari tersebut. Menurutnya pertandingan bakal berjalan sengit karena kedua tim sudah saling memahami kekuatan masing-masing, mengingat dua pertemuan sebelumnya selalu berakhir imbang.
“Artinya kedua tim sudah sama-sama tahu kekuatan masing-masing. Mereka pasti juga punya taktik tersendiri. Jadi saya kira tidak ada taktik khusus yang berbeda,” kata Ansyari Lubis dikutip dari laman ILeague, Jumat (10/4).
Dengan kekuatan berimbang dari kedua tim, bagi dirinya, faktor mental serta motivasi para pemainnya menjadi kunci meraih hasil maksimal pada pertandingan tersebut.
“Namun yang terpenting adalah semua pemain harus kita beri motivasi pertandingan ini wajib mengambil poin. Karena ini pertandingan final bagi kami, pertandingan ini memiliki arti besar bagi perjalanan tim,” tegas Ansyari Lubis.
Duel sengit lawan Barito Putera menjadi uji kekuatan bagi penggawa Super Elang Jawa, meski menjadi 90 menit yang panjang dan sulit, hal ini tidak menutup kesempatan membawa pulang kemenangan.
“Saya pikir ini pertandingan yang sangat krusial bagi kedua tim. Karena kedua tim sama-sama ingin menang, pertandingan ini pasti akan sangat menarik. Siapa yang paling siap dalam pertandingan nanti, itulah yang akan memenangkan laga. Dengan kemenangan, atau minimal kami bisa mengambil poin, jalan menuju kasta tertinggi akan lebih terbuka,” ucap Ansyari Lubis lagi.
Kondisi skuad PSS sendiri berada dalam situasi positif. Seluruh pemain disebutnya siap tempur, termasuk pemain yang terkena akumulasi sudah kembali bergabung.
Pada musim ini, kedua kesebelasan telah bentrok dua kali dengan hasil yang selalu sama, ialah seri. Saat bermain di kandang Barito Putera imbang 1-1, ketika di markas PSS Sleman hanya bisa bermain dengan skor kaca mata.(ful/KPO-3)















