Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tapin

Bupati Tapin Raih Penghargaan Terbaik Pertama Penanganan Kemiskinan Ekstrem Dan Stunting

×

Bupati Tapin Raih Penghargaan Terbaik Pertama Penanganan Kemiskinan Ekstrem Dan Stunting

Sebarkan artikel ini
Hal 12 Tapin 35 klm 1
BUPATI TAPIN - H Yamani saat menerima piagam penghargaan dan bantuan senilai 3 Milliar pada ajang apresiasi kinerja pemerintah daerah berprestasi tahun 2026. (KP/Ist)

Rantau, KP — Bupati Tapin H Yamani menerima penghargaan kinerja terbaik dari Kementerian Dalam Negeri dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan. Penghargaan ini menempatkan Tapin sebagai peringkat pertama tingkat kabupaten, sekaligus membawa insentif Rp3 miliar.

Penghargaan diberikan atas capaian penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting. Penyerahan penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Utama Tempo Media Arif Zulkifli didampingi Mendagri Tito Karnavian dan diterima Bupati Tapin H Yamani berlangsung di Hotel Platinum Balikpapan, Selasa (5/5/2026) malam.

Kalimantan Post

Ajang ini menilai kinerja pemerintah daerah dalam sejumlah indikator, seperti pengendalian inflasi, penurunan pengangguran, penanganan stunting dan kemiskinan, serta inovasi pembiayaan.

Penilaian juga menekankan tata kelola keuangan yang transparan dan peningkatan layanan publik.

Mendagri Tito Karnavian menegaskan, pemerintah pusat tetap memegang peran pengawasan dalam sistem otonomi daerah.

Menurut dia, mekanisme pembinaan dilakukan melalui berbagai instrumen, mulai dari evaluasi anggaran hingga pengelolaan aparatur.

Bupati Tapin H Yamani menyebut capaian ini sebagai hasil kerja kolektif pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dan stunting. Tingkat kemiskinan di Tapin kini berada di angka 2,91 persen dan ditargetkan turun menjadi 2,51 persen pada 2026. Sementara prevalensi stunting tercatat 12,3 persen.

“Capaian ini menempatkan Tapin sebagai kabupaten dengan kinerja terbaik di Kalimantan dalam penanganan kemiskinan,” ujarnya usai menerima penghargaan.

Ia menegaskan komitmen untuk mempercepat penghapusan kemiskinan dan stunting melalui berbagai program, termasuk perbaikan rumah tidak layak huni, jaminan kesehatan gratis, dan bantuan sosial.

Pada 2025, Pemkab Tapin mengalokasikan anggaran sekitar Rp73 miliar untuk intervensi di dua sektor tersebut. Langkah ini diarahkan untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Turut serta mendampingi Sekda Tapin Unda Absori, Kepala Bappelitbang Meidy Haris Prayoga, Kepala BPKAD Haris Fadilah dan Kabag Prokpim Setda Tapin. (rel/abd/K-6)

Baca Juga :  Bupati Yamani Dorong Hubungan Industrial Harmonis
Iklan
Iklan