Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tapin

Duta Genre Tapin 2026: Mencari Teladan, Bukan Sekadar Juara

×

Duta Genre Tapin 2026: Mencari Teladan, Bukan Sekadar Juara

Sebarkan artikel ini
IMG 20260522 WA0046 e1779438382590
PENGHARGAAN - Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah Yamani menyerahkan penghargaan dan tropi Kepada terbaik Duta Genre Kabupaten Tapin 2026. (Kalimantanpost.com/repro Prokpim Setda Tapin).

RANTAU, Kalimantanpost.com — Pemerintah Kabupaten Tapin menempatkan pembinaan remaja sebagai investasi jangka panjang. Lewat Grand Final Apresiasi Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Tapin 2026 berlangsung  di Pendopo Galuh Bastari, Kamis (21/5/2026).

Dengan kegiatan tersebut pemerintah daerah mendorong lahirnya figur muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.

Kalimantan Post

Acara yang dihadiri Wakil Bupati Tapin H Juanda, Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah Yamani, Ketua GOW Tapin Hj Elya Hartati Juanda dan Kepala DP3A Tapin Hj Marsidah serta para finalis.

Dalam sambutannya, Juanda menegaskan Duta Genre bukan ajang popularitas ataupun lomba kemampuan tampil di atas panggung. Program tersebut dirancang sebagai ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial generasi muda.

“Duta Genre harus menjadi contoh bagi remaja lain, terutama dalam membangun perencanaan hidup, menjaga kesehatan, dan menghindari perilaku yang merugikan masa depan,” katanya.

Menurut Juanda, generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang lebih kompleks dibanding sebelumnya. Arus informasi yang cepat dan perkembangan teknologi membuat remaja dituntut memiliki kemampuan memilah informasi sekaligus membangun daya tahan karakter.

Karena itu, keberadaan Duta Genre dinilai strategis sebagai agen perubahan yang dapat menjangkau kelompok sebaya melalui pendekatan yang lebih dekat dan relevan.

Ia menilai peran tersebut penting untuk memperkuat pemahaman remaja terhadap isu pendewasaan usia pernikahan, kesehatan reproduksi, pendidikan, hingga perencanaan kehidupan berkeluarga.

“Kita ingin melahirkan generasi muda Tapin yang unggul, tidak hanya secara akademik, tetapi juga matang secara karakter dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Juanda juga mengapresiasi para finalis yang dinilai menunjukkan kepedulian terhadap isu remaja dan pembangunan keluarga.

Menurut dia, keterlibatan anak muda dalam ruang edukasi seperti ini menjadi modal penting dalam menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Banjir Rendam Sejumlah Permukiman di Tapin, Lebih 600 Jiwa Terdampak

Ia menegaskan hasil akhir kompetisi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan.

Finalis yang belum terpilih tetap diharapkan menjadi penggerak kegiatan positif di lingkungan masing-masing dan terus membawa pesan tentang perencanaan masa depan, kesehatan, serta pembangunan keluarga.

Grand final ditutup dengan penampilan para peserta yang menampilkan kemampuan komunikasi publik, penyampaian gagasan, serta kampanye edukatif seputar isu kependudukan dan pembangunan keluarga menegaskan bahwa panggung Duta Genre bukan sekadar mencari pemenang, melainkan menyiapkan generasi yang siap memimpin.(abd/KPO-4)

Iklan
Iklan