Jokowi Minta Daerah Lain Tiru Kalsel

Sampah bukan persoalan sepele dan ribuan ton tidak bisa ditangani menyebabkan musibah. Selain itu membuang sampang sembarangan juga menimbulkan bencana

BANJARBARU, KP – Presiden RI, Joko Widodo, tiba di tempat pembuangan akhir (TPA) Sampah Banjarbakula, yang terletak di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Jumat (7/2) petang.

Kehadirannya di TPA tersebut merupakan awal rangkaian kehadiran presiden dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020.

“Pembangunan TPA ini menelan biaya Rp149 maliar,” ujar Jokowi.

Dikatakannya, model pengelolaan sampah Banjarbakula tersebut patut diapresiasi, sebab dalam pengelolaan melibatkan lima kabupaten/kota.

Ia sempat memuji Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, yang turut mendampinginya karena berhasil mengelola sampah bersama kabupaten/kota terkait.

Dijelaskan dia, TPA Banjarbakula ini bisa menjadi contoh provinsi lain.

“Contoh seperti ini bagus, tapi mungkin belum tentu semua kota cocok dengan sistem seperti ini.

Bisa saja pakai yang incenerator atau yang lain, tapi sistem yang ini saya lihat sisi penempatan tepat jauh dari pemukiman dan pas,” kata Jokowi.

Pada kesempatan tersebut Jokowi berpesan kepada semua pihak agar mengedukasi masyarakat agar bisa mengelola samapah sendiri.

“Saya tadi dilaporkan bahwa TPA ini bisa digunakan selama 8 tahun, tapi jika semua sampah di buang di sini maka usianya akan semakin pendek.

Tidak harus semua masuk sini, tapi dipilah-pilah dulu mana yang dibuang mana yang bisa didaur ulang,” ujarnya.

Ia menambahkan, sampah bukan persoalan sepele. Ribuan ton sampah banyak yang tidak bisa ditangani dan menyebabkan musibah.

Selain itu, lanjutnya, membuang sampang sembarangan juga menimbulkan bencana.

“Sampah akan terus bertambah sejalan dengan jumlah penduduk, karena itu perlu ditata dengan baik dengan teknologi dan sistem pengelolaan yang baik.

Tidak mudah untuk mengatur sampah ini. Mengatur di satu tempat saja sulit apalagi gabungan beberapa daerah,” urainya.

Jokowi menyebutkan TPA tersebut bisa memproses air lindi 5 liter per detik. TPA Sampah Regional Banjarbakula juga mampu menampung 790 ton sampah per hari yang dihasilkan oleh kurang lebih 475.000 jiwa di lima kabupaten/kota di kawasan metropolitan Banjarbakula.

“TPA ini menggunakan sanitasi landfile sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar,” urainya.

Pada peresmian tersebut secara simbolis diserahkan dua alat berat dan dilakukan penanaman pohon meranti.

Saat peresmian Jokowi didampingi Menteri PUPR, Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Menteri Polhukam Machfud MD, Menteri Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya Bakar, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko,

Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, dan Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Suharyanto.

Terpantau pula Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani.

Ada pula Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, Bupati Banjar, KH. Khalilurrahman, dan sejumlah pejabat kementerian dan pejabat di lingkup Pemprov Kalsel.

“Setelah diresmikan ini saya harapkan bisa berjalan dengan baik.

Saya melihat langsung ke sini, dan ternyata benar TPA seluas 15 hektar ini bisa menampung sampah sampai 790 ton dari lima kabupaten kota per hari,” kata Jokowi. (mns/wan/K-2)

Berlangganan via E-MAIL