Atlet Platprov Wasaka Agar jangan membodohi diri sendiri

DR Tri Irianto

Banjarmasin, KP – DR Tri Irianto mengingatkan atlet-atlet yang masuk dalam pemusatan latihan provinsi Wasaka untuk tidak membodohi diri sendiri,  Contohnya , kata Tri Irianto, antara lain dengan tidak melakukan latihan karena alasan yang tidak terlalu penting, seperti kesibukan pekerjaan, alasan sibuk belajar dan lain sebagainya. Padahal untuk dipilih .menjadi atlet Wasaka mereka sudah difasilitasi KONI dan pemerintah dalam hal ini Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga), termasuk rekomendasi untuk mendapatkan izin dari kantornya atau perusahaannya jika sudah bekerja, atau ijin srkolah untuk yang berstatus pelajar.

Jadi tidak ada alasan lagi mereka lalai dalam berlatih, karena itulah yang jadi tugas mereka untuk memenuhi kewajiban guna meningkatkan prestasinya, sebagai duta daerah dalam ajang olahraga nasional, kata Tri Irianto.

Sebab srmua sudah dipenuhi termasuk uang saku selama mengikuti pemusatan latihan perbulannya mulai dari Ro2.500.000, yang tentunya bisa memenuhi kebutuhan dalam latihan, jelas Tri Irianto yang juga dosen ULM (Universitas Lambung Mangkurat) Banjarmasin dan Banjarbaru.

Tanpa latihan yang maksimal sesuai standar yang ditentukan Tim Wasaka tidak mungkin atlet bisa berprestasi sebagaimana yang diinginkan.

“Hanya mimpi kita bisa berprestasi kalau latihan tidak maksimal, tukas Bidang Iptek (Ilmu pengetahuan dan teknologi ) KONI Kalsel ini.

Selain itu, lanjut Tri Irianto, kalau kita ingin total menjadi atlet olahraga, maka harus benar-benar serius mempersiapkan dan mengasah diri sebaik mungkin. Sebab lewat jalur olahraga mereka para atlet bias mendapatkan jaminan untuk masa depannya. Sebab seorang atlet yang mampu meraih medali emas pada ajang PON akan mendapatkan priotas untuk menjadi PNS, begitu pula jika mendapatkan medali perak pada ajang SEA Games, atau perunggu pada ajang Olimpiade.

Selain itu atlet yang bisa berprestasi selain bepeluang untuk masa depannya, mereka juga akan menikmati bonus yang sangat besar, seperti atlet Asian Games 2018 tadi, untuk peraih medali emas mendapatkan bonus senilai Rp1,5 miliar.

Untuk mewujudkan semua itu memang bukan hal mudah, perlu perjuangan dan pengorbanan, diancataranya dengan selalu giat berlatih dan berlatih.

Dengan berbagai kemudahan bagi atlet berprestasi tersebut, maka sangat disayangkan manakala mereka mendapatkan kesempatan untuk masuk dalam Pelatprov Wasaka, tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk berlatih agar prestasinya meningkat, pungkas Tri Irianto..

Atlet Wasaka yang mengikuti Pelatprov (Pemusatan latihan Provinsi) sebanyak 29 atlet dengan 28 pelatih dari 17 cabang olahraga. (net/nfr/k-9)

 

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...