Ingin Sikap Suami Lebih Baik Nyawa Melayang

Banjarmasin, KP – Meski sudah dua bulan kenal dan tak tahu pria itu baru keluar menjalani masa hukuman, lantas mau melakukan ritual dengan sosok residivis yakni Herman (25) akhirnya nyawa melayang.

Itulah dialami Levie Prisilia (35), istri pengusaha Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tewas dengan leher tergorok di dalam mobil danm jasadnya ditemukan, Jumat (23/11) pagi lalu, di kawasan A Yani Km 11,8 Gambut.

Pelaku Herman diringkus polisi di rumahnya, Jalan Martapura Lama, Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Sabtu dinihari (24/11).

Dan oleh petugas karena coba kabur saat mau ditangkap, dilumpuhkan dengan tembakan.

Dari pengakuan pelaku kalau dirinya anak angkat orang pintar, membuat korban percaya.

Sebelumnya itu pula melakukan ritual agar lebih disayang suami, namun dinilai korban belum berhasil.

Dari kronologis, kalau sebelum kejadian korban sempat serahkan uang Rp300 ribu untuk beli kain sebagai persyaratan ritual agar disayang suami.

Alasannya, mengulang ritual karena janji pelaku sebelumnya itu belum berhasil.

Dari awal pertemuan di tempat tinggal korban, kemudian dilanjut di pingggir jalan A Yani Km 11,8 Gambut inilah tragedi mengerikan dilakoni pelaku Herman, residivis kasus pencurian dan penganiayaan dan baru keluar menjalani hukuman.

“Pelaku kita tangkap dan oleh terpksa dilumpuhkan dengan tembakan,’’ kata Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete, yang pernah jabat Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya ini, kepada wartawan ketika gelar kasusnya itu di Mapolsek Gambut.

Untuk motifnya sendiri lanjut kapolres, karena pelaku tersinggung atas ucapan korban.

Korban minta tolong secara spiritual kepada pelaku agar sikap suaminya baik, tetapi belum berhasil.

“Korban kemudian mengajak pelaku bertemu, Kamis malam di lokasi kejadian,’’ ujar Takdir.

Saat berbincang dalam mobil, rupanya korban mengeluarkan kata-kata yang menyinggung, sehingga pelaku marah dan menusuknya pakai gunting dan menjerat leher korban.

Levie ditemukan dengan luka parah di dalam mobil pribadinya, DA 1879 TN.

Jenazah Levie selesai diautopsi tim dokter RSUD Ulin Banjarmasin, langsung diserahkan ke pihak keluarga dan kemudian dibawa untuk dimakamkan di Palangka Raya Kalimantan Tengah. (K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya