Para legenda sepakbola berlaga Di ajang Futsal Paman Birin Cupg Futsal Paman Birin Cup

Kadispora tendang bola. (Kp/nafarin fauzy)

Banjarmasin, KP – Para legenda sepakbola di Kalimantan Selatan yang pernah berkibar di Kompetisi Liga Indonesia, di skuad Barito Putera dan Peseban Banjarmasin, ikut berlaga dalam ajang bertajuk Festival Futsal Antar Legend Paman Birin Cup 2018, di Suria Sport Hall Jl Tendean, mulai tgl 5-7 November 2018.

Para legenda yang tampil pada hari pertama Senin (5/11) kemarin, antara lain Yusuf Luluporo, Riduan Ulin Sirait, Ali Lisaholet dan ‘Jenderal’ Frans Sinatra Huwae serta beberapa legenda lainnya yang memperkuat beberapa klub peserta festival.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan, Zakly Asswan atas nama Gubernur Paman Birin, memuji para legend yang mengikuti festival tersebut. Meskipun usia mereka sudah tidak muda lagi, tapi tetap mampu berolahraga futsal yang membutuhkan fisik prima, ini sesuai dengan keinginan Gubernur Paman Birin agar kita sehat dan bugar, selalu Bergerak dan bergerak, Berjuang Gelorakan Rakyat.

‘’Kita tidak akan sehat bila malas bergerak alias pengoler, dengan bergerak kita sehat dan bugar sehingga tetap mampu menjadi sumber daya manusia yang produktif,’’ cetus Kadispora yang mantan atlet gulat Kalsel era tahun 1990 an ini.

Even tersebut sebagai bukti apresiasi Gubernur Paman Birin yang telah mendapatkan penghargaan sebagai Pembina Olahraga Terbaik satu-satunya Kepala Daerah di Indonesia yang mendapatkan penghargaan pada Haornas 2018 .

‘’Ini bukti konkrit kepedulian Paman Birin terhadap semua komunitas olahraga dari anak-anak hingga orang dewasa.,’’papar Zakly.

Zakly Asswan yang didampingi Kabid Pembudayaan Olahraga Yuyu Rahmad Mulyana dan Kabid Pembinaan Olahraga Prestasi Mujiyat, juga menyatakan tampilnya para legenda sepakbola dalam sebuah pertandingan, akan bisa memberi motivasi generasi muda bagaimana tetap tampil prima hingga usia yang terbilang berumur, pungkasnya.

Pembukaan Festival Futsal Antar Legend Piala Paman Birin 2018 ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Kadispora Kalsel Zakly Asswan.

Panitia pelaksana, Andin Reza melaporkan, festival futsal antar legend, mempertandingkan dua kelompok umur, yakni 38-43 tahun dan kelompok 44 tahun tahun keatas. Diikuti 44 tim futsal dari berbagai klub di Kalimantan Selatan.

Pada pertandingan perdana, klub All Star Bjm menang 4-2 atas Xstar Braboets,(nfr/k-9)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...