Penataran Pelatih Pemula Diikuti 500 orang peserta

Gubernur Paman Birin memukul gong. (Kp/opiq)

Banjarmasin, KP – Menyikapi keprihatinan Presiden Republik Indonesia terhadap hasil Olimpiade, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) gelar pelatihan pelatih pemuda di seluruh Indonesia termasuk Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sebanyak 500 pelatih pemula di Kalsel, Sabtu (3/11) ambil bagian penataran pelatih yang digalakan Kemenpora mellui Yayasan Kwartet Nusantara dan Pemprov Kalsel dalam hal ini Dispora Kalsel.

Dibuka langsung Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Sabtu kemarin di Mahligai Pancasila, calon pelatih ini diharap mampu menciptakan atlet-atlet berkualitas yang dapat mengharumkan nama Kalsel maupun Indonesia.

“Ujung tombak keberhasilan atlet tak lepas dari peran serta pelatihnya, untuk itu pelatihan ini kita nilai sangat perlu dan harus di dukung, karena sejauh ini negara ini bisa dikatakan krisi pelatih berkualitas,” ucap Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin saat membuka penataran pelatih kemarin.

Kalsel selaku saudara tertua di Kalimantan, dinilai memiliki andil untuk memajukan olahraga nasional, maka dari itu semua peserta diharap mampu mengembangkan diri tak hanya sebatas menerima sertefikat pelatih pemula.

Sebagai satu-satunya Gubernur di Indonesia yang menerima penghargaan sebagai Pembina Olahraga Terbaik Nasional, menurut Paman Birin menjadi tanggung jawabnya untuk terus memajukan prestasi olahraga di Banua ini, untuk itu pelatihan pelatih guna meningkatkan kualitas pelatih dinilainya harus terus didukung.

“Kita memang gagal menjadi tuan rumah PON 2024, tapi kita dinyatakan presiden sangat layak menjadi tuan rumah, makanya kita harus buktikan bahwa prestasi olahraga kita bisa meningkat, dan itu diawali dari pelatih berkualitas yang bakal melahirkan atlet-atlet berkualitas,” oungkasnya.

Sementara itu, Deputi Kementerian Pemuda dan Olahraga, Herman Chaniago MM menyampaikan, program ini merupakan program Kemenpora yakni menciptakan 100 ribu pelatih di seluruh Indonesia.

Maka dari itu, pihaknya ingin menciptakan sebanyak-banyaknya tenaga olahraga di Indonesia serta menaikan levelnya hingga jenjang internasional, termasuk di Kalsel dengan jumlah peserta mencapai 500 orang dan dilaksanakan 1 hingga 3 Nopember.

Adapun bahan pelatihan yang diterima peserta nantinya diantaranya meliputi, penyusunan program latihan hingga mempelajari motorik, dan hal itu diharap bisa diterapkan para pelatih untuk membentuk atlet.

“Intinya, serap dan terapkan apa yang diajarkan pembimbing dengan baik, karena itulah yang nantinya bisa membentuk atlet berkualitas, dan jangan puas hanya sampai disini, kembangkanlah diri hingga level lebih tinggi,” pesan Herman Chaniago. (rel/nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...