Lampion Night Market Sulat Ribuan Pengunjung

KUNJUNGI LAPAK - Camat Teweh Tengah H Mastur bersama Kapolsek Teweh Tengah dan Luruh Melayu mengunjungi lapak para pedagang Lampion Night Market, Jumat (18/10) malam.(KP/Asari)

Muara Teweh, KP – Dengan adanya Lampion Night Market, yang dilaksanakan di Taman Lampion Wira Praja, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tewah Tengah, Kabupaten Barito Utara (Barut) mampu mendatangkan ribuan pengunjung dari kota Muara Teweh.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 18 sampai dengan tanggal 19 Oktober 2019, yang dibuka oleh Camat Teweh Tengah H Mastur, Jumat (18/10) malam.

Dalam kesempatan itu, Mastur mengajak semua untuk menjaga dan memelihara kebersihan Kota Muara Teweh yang merupakan Kota Barito (Bersih, Aman, Rapi, Indah, Tertib dan Optimal). Selain itu juga, agar menjaga ketertiban dan kenyamanan di lingkungan masing-masing.

“Mudahan-mudahan dengan adanya Lampion Night Market ini bisa membantu para usaha kecil dan menambah hiburan untuk masyarakat,” katanya.

Semenetara itu, Lurah Melayu Reddy Wahyu Nugraha menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini untuk membantu mengembangkan, memfasilitasi kegiatan perekonomian masyarakat agar pendapatan UKMK masyarakat meningkat.

Dijelaskannya, kegiatan ini berdampak positif terhadap perkembangan kesejahteraan hidup masyarakat, mudah-mudahan Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali dapat mensupport kegiatan seperti ini, karena pada kegiatan ini semua aspek masyarakat baik si penjual, dan warga masyarakat sekitar mendapatkan manfaat yang besar untuk kesejahteraannya.

rencana kami kedepan adalah membuat laporan evaluasi kegiatan, baik itu keberhasilan event serta tingkat kepuasan masyarakat atas program ini dan juga apa kekurangan serta hal-hal apa yang perlu di benahi, dimana hasil kegiatan ini nanti akan kami laporkan ke bapak Bupati Barito Utara H Nadalsyah.

“Saya masih memiliki beberapa program dengan tujuan untuk fokus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mohon doa dan dukungan dari semua pihak Inshaa Allah program-program ini akan terlaksana,” ujarnya.

Untuk diketahui, total peserta usaha UMKM sebanyak 50 peserta yang terdiri dari 18 penjual barang dan jasa seperti obat-obat herbal, madu alam, bunga dan tanaman hias, mainan anak, pakaian muslim, pakaian dan celana, jasa pembersih sepatu, Jasa Pangkas Rambut, pernak pernik serta oleh-oleh rotan dan rambat khas Barito Utara. Sedangkan kuliner ada 32 peserta pelapak dimana terdiri dari makanan modern, cepat saji, makanan lokal, kopi, dan lain-lainnya.

Untuk event pertama ini kami hanya membatasi untuk 50 lapak walaupun sebenarnya yang mendaftar ada sekitar 70 lebih, tetapi karena keterbatasan lahan serta ijin dengan warga sekitar.

“Kita baru mencoba 50 lapak dan sistemnya pelapak hanya membayar Rp50.000, untuk dua malam dan peruntukkannya adalah untuk kebersihan serta instalasi listrik dan lampu hias,” tutupnya.(asa/K-8)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...