Kembali, Alalak Selatan Diamuk Api

KEBAKARAN - Warga saat berkerumun menyaksikan petugas memadamkan kobaran api di Alalak Selatan. (KP/Andui)

BANJARMASIN, KP – Kawasan Jalan Alalak Selatan RT 3, Alalak Selatan, Banjarmasin Utara kembali dilanda kebakaran hebat, Sabtu pagi (23/11), sekitar pukul 09.00 WITA.

Tidak hanya menghanguskan belasan rumah di dua gang, seorang warga yang dikagetkan dengan insiden itu juga meninggal dunia.

Saat kejadian kakek bernama H M Tantawi (67) terkejut, kemudian kena serangan jantung dan akhirnya meninggal dunia.

Sementara bangunan yang terbuat dari kayu menyebabkan api dengan cepat melumat belasan rumah warga di Gang Garuda dan Gang Barito Putra.

Dimana rumah terbakar ini antara lain dihuni Hj Yakub, Lestari, Ardiansyah, Sayraji, Hadijah, Jaminan, Noorjannah, Bahran, Ali, Apul, Suriansyah, Murjani, Siti, Rahmah, Hadi, Jakarsi, Saudah, Deni, Imar, dan Adi.

Warga hanya sempat menyelamatkan surat-menyurat dan barang berharga lainnya. Dan tak ada korban dalam musibah kebakaran ini.

Api berhasil dijinakan ratusan anggota Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) sekitar satu jam kemudian.

Dari keterangan anak HM Tantawi, H Bahrul Ilmi, kejadiannya sungguh cepat. Ia juga membenarkan ayahnya meninggal dikarenakaqn serangan jantung.

“Memang jantungnya lemah juga dan kejadian kebakaran ini mendadak sehingga bapak terkejut,” ungkapnya.

Dibeberkannya, ayahnya yang menghuni di salah satu rumah di Gang Barito langsung kaget saat mendengar ada api. Padahal, ungkapnya, lokasi rumah korban dan tempat kebakaran hanya berjarak selemparan batu.

“Tapi, karena mengindap penyakit jantung, beliau langsung tak sadarkan diri,” katanya.

Dikatakanya, ayahnya memang sudah lama divonis memiliki penyakit darah tinggi, dan merupakan gejala stroke ringan komplikasi dengan jantung.

Jadi maklum saja, kata dia, ayahnya yang kaget saat ada kejadian kebakaran, sehingga terkena serangan jantung dan langsung terjatuh dari lokasi berdirinya.

“Jikanya cepat ditolong sebelum terjatuh kemungkinan bisa menyelamatkan nyawa sang ayah, karena mendadak juga langsung digandeng aja tadi sebelum jatuh,” sebutnya.

Sementara keterangan dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin, HM Hilmi mengatakan, cukup banyaknya rumah yang terbakar karena sebagian besar terbuat dari kayu.

“Akibat musibah ini satu orang meninggal dunia, yakni H Tantawi yang diduga meninggal akibat serangan jantung,” kata dia.

Untuk kerugian dalam musibah ini masih dalam pendataan, namun dipastikan cukup banyak.

Kapolsekta Banjarmasin Utara AKP Dodik Hariyanto SIK, saat dikonfirmasi, mengatakan, penyebab sementara musibah kebakaran tersebut dari arus pendek listrik.

“Anggota masih mengumpulkan saksi disertai barang bukti guna mengetahui penyebab sebenarnya,” tuturnya.

Dua bulan sebelumnya, persisnya Selasa (10/9), musibah serupa juga melanda di kawasan Alalak. Si jago merah mengamuk di kawasan tetangganya, yakni di RT 4 dan RT 5. Akibat kejadian itu, sebanyak 65 rumah terbakar dan menyebabkan 80 KK kehilangan tempat tinggal. (fik/K-4)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...