P4D, Upaya Bangkitkan Bangsa Besar

ARAHAN – Pada Sosialisasi sinergitas P4D, Gratifikasi dan Pelaporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN), belum lama tadi di Gedung Pusat Informasi dan Pembangunan Tanjung. (KP/Ist)
652

Tanjung, KP – Sebagai upaya untuk kembali bangkit menjadi bangsa yang besar, berwibawa, bersih, jujur dan bangkit mengejar ketinggalan akibat keterpurukan yang kita alami beberapa tahun belakangan ini, sinergitas Pengawalan Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (P4D) perlu dilakukan.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Tabalong Drs H Mawardi M.Si, saat membukan kegiatan Sosialisasikan sinergitas P4D, Gratifikasi dan Pelaporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN), belum lama tadi di Gedung Pusat Informasi dan Pembangunan Tanjung.

Dalam kegiatan yang dilakukan oleh Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Tabalong H Mawardi, dalam sambutanya sebelum membuka kegiatan mengatakan kegiatan sosialisasi TP4D, Gratifikasi dan Pelaporan LHKPN/LHKASN yang diselenggarakan merupakan aktivitas yang sangat penting, strategis dan relevan.

“Terlebih bagi upaya bangsa kita untuk kembali bangkit menjadi bangsa yang besar, berwibawa, bersih, jujur dan bangkit mengejar ketinggalan akibat keterpurukan yang kita alami beberapa tahun belakangan ini,” katanya.

Korupsi yang merajalela selama ini sangat merugikan negara dan menghambat pembangunan, dampaknya juga tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi akan menjadi beban dan kesengsaraan bagi generasi selanjutnya. Ibarat virus praktek korupsi sudah menyebar dalam berbagai aspek kehidupan.

Perilaku yang menyimpang itu dianggap perbuatan yang sah-sah saja, tidak tahu lagi mana yang salah dan mana yang benar karena telah seringnya terjadi penyimpangan.

“Hal ini yang sangat memprihatinkan kita sehingga pemberantasan korupsi tidak bisa dilakukan separuh hati, membutuhkan tekad luar biasa dan perlu adanya kometmen seluruh komponen anak bangsa untuk membasmi korupsi yang nyata -nyata merusak prilaku kehidupan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” katanya lagi.

Oleh karena itu, dia mengatakan untuk mencegah korupsi dari diri pribadi sendiri. “Marilah kita mencegah korupsi dari diri kita sendiri, marilah kita membangun kehidupan sosial yang yang membenci korupsi, marilah kita tanamkan budaya malu melakukan penyimpangan dalam penyekenggaraan pemerintahan,” demikian pungkas orang nomor 2 di Tabalong ini. (ros/K-6)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...