PAD dan APBD Kalsel Diprediksi Naik, Dewan Ingatkan Efektifitas Kegunaannya

Banjarmasin, KP – Pendapatan daerah Kalsel pada tahun anggaran 2020 diperkirakan naik dari sekitar Rp6,5 triliun pada 2019 menjadi Rp6,9 triliun lebih.

Laporan Badan Anggaran DPRD Kalsel yang dibacakan Wakil Ketua DPRD Kalsel, Hj Karmila mengungkapkan, pada APBD 2020, untuk belanja daerah juga mengalami kenaikan dari sekitar Rp7,3 triliun menjadi Rp7,9 triliun.

“Kita mengharapkan agar Pemprov setempat terus mencari atau menggali sumber-sumber pendapatan baru yang tidak menambah beban berat masyarakat, serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan hidup,” ujarnya disela rapat paripurna DPRD Kalsel dengan agenda pengesahan RAPBD 2020 menjadi APBD provinsi Kalimantan Selatan yang dipimpin Ketua DPRD Supian HK, Senin (11/11).

Mengenai rincian serta nilai nominal anggaran belanja daerah serta peruntukannya, Banggar DPRD Kalsel tidak mengungkapkan, kecuali mengingatkan, agar memanfaatkannya dengan efesien dan efektif.

Berita Lainnya
1 dari 1.384
Loading...

“Selain itu, anggaran belanja tersebut agar dalam memanfaatkan lebih memperhatikan kepentingan rakyat banyak,” ujarnya.

Rapat paripurna tersebut sempat mendapat intrupsi dari anggota dewan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suwardi Sarlan, ia mengingatkan, agar penggunaan dana APBD tidak menyimpang atau disalahgunakan, karena itu merupakan uang rakyat.

“Jadi pembelanjaannya harus sesuai aturan dan diperuntukan bagi kepentingan masyarakat banua. Jangan sampai dikorupsi,” katanya.

Sementara Gubernur Kalsel menyatakan terima kasih atas kerja sama yang baik serta saran atau pendapat dari pimpinan/anggota DPRD provinsi setempat, dan berjanji memperharhatikannya.

“Kita berharap APBD 2020 dapat semakin memacu pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Kalsel,” singkatnya. (Lyn/KPO-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya