Pemkab Tapin Rencanakan Bangun Pasar Induk Hewan

BUPATI TAPIN - HM Arifin Arpan saat melihat kondisi sapi unggul yang diternakan oleh peternak dari kabupaten Tapin. (KP/Ist)

Rantau, KP – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Tapin melalui dinas Pertanian berencana akan bangun pasar induk hewan atau pasar khusus jual beli hewan yang rencananya akan dibangun di kawasan peternakan sapi dan kambing.

Mengingat daerah ini sudah banyak yang mengembangkan ternak seperti sapi dan kambing, maka oleh pemerintah daerah berupaya untuk membangun pasar induk hewan agar memudahkan para peternak untuk menjual hasil ternaknya dan tidak perlu lagi mencari pembelinya.

“Kalau memang masyarakat daerah ini nmenginginkan adanya padsar hewan, ya kedepan akan kita bangun dan mulai tahun depan sudah kita rencanakan,” ungkap bupati Tapin HM. Arifin Arpan belum lama tadi di Rantau.

Menurut Bupati Tapin HM Arifin Arpan, memang sudah saatnya Kabupaten Tapin punya lokasi pasar hewan atau pasar khusus ternak mengingat daerah kabupaten Tapin kini sudah banyak peternak sapi,kambing dan lainnya yang memelihara dan menjual belikannya.

Dikatakannya pula oleh bupati Tapin bahwa kabupaten Tapin dari tahun ke tahun perkembangan ternak khususnya sapi terus mengalami peningkatan, dan berdasarkan data dari dinas pertanian kabupaten Tapin bahwa populasi ternak sapi potong di Tapin terus menglami peningkatan.

Pada tahun 2014 jumlah populasi sapi potong di daerah ini sebanyak 6.240 erkor, tahun 2015 sebanyak 6.484 ekor, tahun 2016 sebanyak 6.638 ekor, tahun 2017 sebanyak 6.750 ekor dan tahun 2018 sebanyak 6.902 ekor.

Seiring dengan bertambahnya populasi ternak sapi di daerah ini maka kedepan perlu adanya pasar khusus hewan dan lokasi akan kita lakukan kajian dan survei terlebih dahulu.

“Yang terpenting kawasan atau kecamatan yang akan dibangun pasar hewan ini harus banyak didukung oleh warga terutama para peternak itu sendiri,” pungkas bupati Tapin.

Sementara itu kepala dinas Pertanian kabupaten Tapin Wagimin menambahkan bahwa lokasi tempat pembangunan pasar hewan ini masih dilakukan kajian dan pemantauan pada beberapa tempat.

“Yang penting lokasinya banyak didukung oleh para peternak dan kawasannya juga banyak ternak yang dikembangkan sehingga tidak menyulitkan peternak untuk menjual hasil ternaknya,” ungkap Wagimin.

Dikatakannya pula oleh Wagimin bahwa kini sudah saatnya kabupaten Tapin punya pasar khusus ternak mengingat perkembangan ternak di kabupaten Tapin sudah mulai tumbuh dan berkembang sehingga perlu adanya pasar hewan ini. (ari/K-6)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...