Wabup HSS Hadiri Pembukaan MTQ Kalsel

WABUP HSS - Syamsuri arsyad turut memukul beduk bersama gubernur Kalsel dan kepala daerah lainnya. (KP/Ist)

Kotabaru, KP – Wakil Bupati Hulu Singai Selatan (HSS) Syamsuri Arsyad menghadiri kegiatan Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke XXXII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (03/09/19) malam di siring laut Kabupaten Kotabaru. 

Acara pembukaan MTQ ini ditandai dengan penabuhan beduk oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau kerap disapa Paman Birin, bersama para kepala daerah dari 13 Kabupaten/Kota di Kalsel. 

Sebelumnya, Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten HSS mengatakan, ?sebelum mengikuti MTQ nasional tingkat Provinsi Kalsel, LPTQ telah melaksanakan training center untuk para peserta sebanyak dua kali, yakni di Hotel Qianna Inn dan di Asrama Haji di Banjarbaru.

Samsuri mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah (Pemda), dan Kementerian agama yang telah memberikan dana bantuan hibah, dan mengupaya saprah amal. “Alhamdulillah, hasil saprah aman dananya terkumpul hinga Rp 31.500.000 rupiah,” ujarnya beberapa waktu lalu.?

Pada pembukaan MTQ tersebut, Paman Birin mengatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalsel mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya MTQ Nasional tingkat Provinsi Kalsel yang ke-32.

Paman Birin juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tiada terhingga kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Kotabaru, serta berbagai pihak yang ikut serta menyiapkan penyelenggaraan MTQ tahun ini.

“kita sangat bersyukur, bahwa malam ini kita dapat menyelenggarakan MTQ yang ke-32 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. MTQ ini bukan hanya tempat dan ruang menunjukkan kemampuan membaca Al-quran, menafsirkan Al-quran dan menulis Al-quran secara indah, tetapi lebih dari itu adalah sarana untuk mensyiarkan bacaan Al-Qur’an dalam kehidupan kita, khususnya di Kalimantan Selatan,” ucap Paman Birin.

Paman Birin juga berujar, sekarang ini kerusakan moral sudah begitu parah, pergaulan bebas terjadi dimana-mana, korupsi merajalela, pertengkaran dan permusuhan begitu mudah terjadi di masyarakat, dan berbagai masalah lainnya terjadi dalam kehidupan. 

“Itu semua terjadi karena keringnya pendamalan Al-quran dalam kehidupan sehari-hari atau bahkan sudah melupakan Al-quran dengan tidak membacanya. padahal kita dianjurkan untuk menyinari rumah kita dengan bacaan Al-quran,” ujarnya.

Melalui momentum MTQ, Paman Birin mengajak semua untuk merenungkan dan mengajak kaum muslimin dan muslimat, agar konsisten mempraktekkan kandungan Alquran dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat dan bahkan dalam kehidupan Berbangsa dan Bernegara.

Paman Birin berharap kegiatan MTQ berlangsung sukses dan lancar, dan sekaligus memberikan kesan dan pesan yang mendalam, untuk mendorong seluruh lapisan masyarakat agar lebih bergairah dalam membaca, memahami dan mengamalkan ajaran Alquran dalam kehidupan sehari-hari. (tor/K-6)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...