Bakeuda Lelang 29 Ranmor, 1 Tak Laku

Banjarmasin, KP – Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin menggelar pelelangan secara online secara terbuka yang dihadiri pejabat lelang dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL ) Kalsel.

Kegiatan lelang online yang dibuka Sekretaris Bakeuda Kota Banjarmasin Hj Yana SE dihadiri pejabat terkait kegiatan lelang, di Kantor Bakeuda Kota Banjarmasin, Rabu (18/12) siang, dipimpin Pejabat Lelang dari KPKNL Mulyo Budi Cahyono dan Sukma Tangguh Pamungkas.

Kasubbid Pemanfaatan Penilaian dan Penghapusan Bidang Aset Bakeuda Kota Banjarmasin, M Haris Arsyad didampingi Kabid Aset Bakeuda Kota Banjarmasin Dra Hj Devi usai menggelar lelang online mengatakan, lelang online perdana kali ini jauh lebih simpel dalam penyelenggaraan kegiatan lelang.

“Pemko Banjarmasin memang melelang aset secara online, hari ini kegiatan pembukaannya dan hasilnya akan ditetapkan dan diharapkan sebelum 7 hari sudah bisa melunasi karena pemenangnya langsung bisa diketahui,’’ kata pria yang akrab disapa Haris kepada awak media ini, Rabu (18/12).

Haris mengungkapkan, dalam kegiatan lelang kali ini terdapat 29 unit kendaraan bermotor, mulai dari roda 2, roda 3 hingga roda 4. Dalam gelaran lelang tersebut ada satu unit roda 2 yang tidak memiliki penawar.

Berita Lainnya

Metode pembelajaran Inovatif Kunci ABK

Guru dan Penulis Tanbu Apresiasi e-book iKalsel

1 dari 1.761
Loading...

“Yang dilelang 1 roda 4, 13 unit roda 3 dan 15 unit roda 2, sesudah hari Jumat itu kami buka sudah lelangnya secara online,’’ ucapnya.

“Peserta lelang wajib menyetorkan uang jaminan sebesar 20 persen dari harga barang sebelum mengikuti lelang,’’ tambahnya.

Ia mengungkapkan tepat pukul 10.00 WITA tadi lelang sudah berakhir dengan rincian 28 terjual dan 1 tidak ada yang menawar yakni kendaraan roda 2 terbitan tahun 1995 senilai Rp183.000.

“Yang tidak laku, Rp183 ribu, keluaran tahun 1995 merek suzuki,’’ ungkapnya.

“Ini lelang online jadi orang tidak tahu saingannya yang menawar, 1 unitnya rata rata untuk roda 2 dibanderol harga dibawah Rp3 juta,’’ tambahnya.

Haris menjelaskan, setelah lelang tersebut selesai, selanjutnya pihaknya akan melakukan penghapusan aset lewat pembuatan SK, “Kita punya dasar menghapus ini ya dengan cara lelang,’’ tutupnya. (zai/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya