Kesbangpol Persempit Radikalisme di Banjarmasin

Banjarmasin, KP – Radikalisme hingga pelaku teror terkadang dikait-kaitkan dengan suatu kelompok atau ajaran, bahkan agama Islam menjadi kecendrungan dibalik faktor tersebut.

Padahal jelas Islam membawa kedamaian dan keadilan bagi seluruh umat, kata Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin, H Masruyani Syamsuri, pada acara Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di kampus Uniska Banjarmasin, dengan tema “Kupas Tuntas Radikalisme, Terroris, dan Saparatis’’, Rabu (18/12).

“Tak ada satupun dalil yang mendukung yang dilakukan teroris,’’ katannya.

Menurutnya, radikal adalah sebuah pemahaman yang sangat dangkal dan keyakinan agama mereka sangat minim namun ketika mereka berpegang pada keyakinan seolah itulah yang benar.

Berita Lainnya
1 dari 1.753
Loading...

“Islam Rahmatan Lil alamin, artinnya Islam sebagai agama yang merangkul atau mengayomi semua pihak dan dalam semua hal,’’ ucapnya.

Sementara Kepala Badan Kesbangpol Kota Banjarmasin, Drs H Kasman MAp mengatakan, dengan diskusi tersebut adalah pencerahan dan juga pencegahan terhadap paham tersebut. Dan pemerintah sudah melakukan pengawasan dan juga upaya-upaya mempersempit gerak para radikalisme agar jangan sampai tumbuh dan berkembang.

“Untuk Wilayah Kota Banjarmasin Insya Allah aman, sebab Kesbangpol Kota/Kabupaten selalu berupaya untuk menciptakan keadaan yang nyaman dengan berkoordinasi kepada instansi terkait,’’ katannya

Sementara Dr Ir H Sanusi MIkom selaku Kepala Pusat Lembaga Pengkajian Keislaman Uniska Banjarmasin mengatakan, dalam diskusi tersebut kita akan lihat apa yang menjadi diskusinya nanti.

“Dalam FGD ini yang kesekian kalinnya dimana nanti kita akan bukukan sejumlah pendapat para sumber yang menjadi diskusi tentang radikalisme, terorisme serta solusinnya dan kedepan bahwa Uniska adalah anti radikalisme,’’ katannya. (fin/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya