BAMARA di Kuin Cerucuk Bahas Jalan Tanpa Drainase

Banjarmasin, KP – Untuk meningkatkan tali silaturahim antara pemerintah dan masyarakat dengan tujuan meningkatkan pembangunan disuatu wilayah, Pemko Banjarmasin melalui Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Kominfotik) Kota Banjarmasin, melaksanakan forum komunikasi BAMARA.

BAMARA merupakan singkatan dari Badapatan Manyambung Silaturahmi bersama warga yang dipimpin langsung oleh Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, di Kampung Tanggui, Jalan Kuin Selatan, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Kamis (5/12).

Dalam dialog yang dilakukan langsung oleh orang nomor satu di Bumi Antasari ini salah satu keluhan dari masyarakat adalah membahas tentang fasilitas jalan yang harus meliputi gorong-gorong di wilayah Kuin Cerucuk untuk mengurangi tingkat kekumuhan yang ada di Banjarmasin.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan, Pemko Banjarmasin melalui Dinas PUPR mengalokasikan anggaran untuk perbaikan yang sifatnya masuk ke gang-gang kecil, kemudian kalau disetiap pelaksanaannya diperlukan gorong-gorong, nah ini yang artinya harus kita sampaikan ke Dinas PUPR dengan menyampaikan bila membangun jalan itu harus disertai dengan gorong-gorongnya.

Berita Lainnya
1 dari 1.933

Seharusnya memang setiap pembangunan jalan itu diimbangi dengan kiri kanan pembangungan drainase, tapi karena jalan atau akses yang kita bikin jalan ini sudah terlihat sempit lalu kita bingung dimana membuat drainase ini.

“Semoga setiap tahunnya semakin baik untuk pembangunan di Kota Banjarmasin ini dan semua pembangunan jalan akan selalu diimbangi dengan pembuatan drainase, dimana itu adalah harapan kita semua masyarakat Kota Banjarmasin,’’ harapnya.

Sebetulnya pembangunan itu untuk menghilangkan kekumuhan, tinggal ditahun yang akan datang pada 2020 program pemerintah melalui Kotaku atau Kota Tanpa Kumuh ini harus terus berjalan.

Alhamdulillah kita pada tahun 2018 hanya mendapat bantuan Rp6 miliar lalu pada tahun 2019 naik meningkat 6 kali lipat menjadi Rp36 miliar untuk membenahi kawasan-kawasan kumuh. Alhamdulillah ini sangat membantu kita untuk mengurangi yang namanya kekumuhan kota terkhusus di kota Banjarmasin.

Hadir dalam acara tersebut, Asisten III Sekretariat Umum Achmad Noor Djaya, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Banjarmasin Sugito, Camat Banjarmasin Barat Hj Karlina, dan Lurah Kuin Cerucuk Redwan Razayadi. (vin/K-5)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya