Jokowi Diagendakan Resmikan Terminal Syamsuddin Noor

Banjarmasin, KP – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) diagendakan meresmikan terminal penumpang baru Bandara Internasional Syamsuddin Noor, yang mulai dioperasional Selasa (10/12) lalu.

Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK mengatakan, Presiden Jokowi akan meresmikan terminal penumpang sekaligus dengan Hari Kesetiakawanan Nasional atau HKN di Banjarbaru pada tanggal 19 Desember mendatang.

Kemungkinan besar tanggal 19 beliau (Jokowi) datang ke Banjarmasin," kata Supian HK, kepada wartawan, Selasa (12/12) siang. Bahkan, persiapan kedatangan Presiden Jokowi sudah dikoordinasikan antara Paspampres, Kapolda Kalsel, Yazid Fanani dan Danrem 101 Antasari, Kolonel Inf M. Syech Ismed maupun Pemprov Kalsel. Ini berkaitan dengan pengamanan, sehingga perlu dikoordinasikan sejak awal,’’ tambah politisi Partai Golkar.

Supian mengungkapkan, Presiden Jokowi diagendakan sudah berada di Kalimantan sejak tanggal 16 Desember. Dia terlebih dulu menghadiri acara di Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur, baru kemudian bertolak ke Kalimantan Selatan.

Alhamdulillah yang ditunggu-tunggu rakyat Kalimantan Selatan, bandara baru sudah dipakai dan akan diresmikan Presiden,’’ ungkap Supian. Pembangunan mega proyek Bandara Internasinal Syamsudin Noor itu, menurut Supian, untuk mendukung geliat perekonomian masyarakat di Kalsel dan sekitarnya.

Karena terminal lama tidak mampu menampung peningkatan jumlah penumpang, sedangkan terminal baru berkapasitas 7 juta penumpang,’’ jelasnya wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel V meliputi Kabupaten Hulu Sungai Utara, Balangan dan Tabalong.

Sebelumnya, saat pertemuan tahunan Bank Indonesia Kalimantan Selatan, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor mengatakan pihaknya kini sedang berupaya membujuk presiden supaya tetap meresmikan bandara pada bulan desember.

Insya Allah, kita tetap upayakan bulan ini. Saya sudah bicara sama pak presiden supaya datang,’’ kata Sahbirin. Perlu di ketahui, dengan bandara dengan julukanJewel of Borneo’’ itu kapasitas parkir pesawat (parking stand) bertambah, yang semula 16 menjadi 25 unit pesawat. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya