Lody Lontoh membuat histeris Peserta pelatihan Germas

Banjarmasin, KP – Instruktur senam nasional, Lody Lontoh membuat histeris para peserta Pelatihan Instruktur Senam Germas (Gerakan Masyarakt Sehat) Kota Banjarmasin, di Hotel Victoria pada hari kedua Rabu (18/12) kemarin.

Para peserta yang didominasi pelatih senam wanita yang umumnya berparas cantik dan berbody aduhai ini, sangat bersemangat mengikuti penyampaian materi dan peragaan gerakan senam Lody Lontoh, staf Kemenpora yang juga atlet nasional pernah mengikuti kejuaraan Gymnastic Asia dan Olympiade tersebut

Nadya Asvac ,atlet dan pelatih senam di Banjarmasin mengakui penyampaian materi dan penjelssan instruktur Nasional Lody lontoh sangat simpel, mudah difahami.

‘’Kita pelatih daerah cepat memahami materi yang diberikan, Dan mengetahui beberapa gerakan yang salah dan bisa menyebabkan cedera,’’ papar Nadya.

Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) memberikan pelatihan kepada 100 instruktur senam di Ball Hotel Victoria Banjarmasin. FORMI menggelar pelatihan tersebut, agar para pemandu gerakan senam di kota Seribu Sungai kedepannya lebih berkompeten.

Pelatihan ini secara langsung dibuka Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Asisten III AN Jaya dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Taufik Rifani, dan Ketua Formi B.Masin Hj Titin R Imran diwakili Sekretaris Yenny Frieda Luntungan.

Berita Lainnya

PABBSI akan dibubarkan

1 dari 222
Loading...

Walikota Ibnu Sina sekaligus memberikan dukungannya terhadap perkembangan senam. Kegiatan ini sendiri berlangsung selama empat hari kedepan, dengan pemateri yang mengantongi lisensi Internasional asal Jakarta, Lody Lontoh dan Lily Carmel ditambah beberapa pakar gizi dan olahraga dari Kalimantan Selatan, Rosihan Anwar dan DR Tri Irianto, M.Kes.

“Ini bagian dari program Germas (gerakan masyarakat sehat) untuk warga masyarakat kota Banjarmasin untuk hidup sehat, tentu untuk masyarakat yang lebih berkualitas lagi,” ujar Ibnu Sina.

Selama pelatihan, 100 pemandu gerakan sehat ini juga akan mendapatkan materi penting, guna menyokong suksesnya pembudayaan olahraga.

Adapun materi yang diserap para peserta diantaranya, pengetahuan seputar segi gizi, anatomi tubuh hingga cedera dan cara penanganannya.

Selain itu, melalui pelatihan ini para pelatih senam diharapkan mampu memiliki kualitas yang bagus serta lebih berkompeten.

“Mendukung masyarakat hidup sehat dengan adanya instruktur yang berkompeten, agar tidak terjangkit penyakit berbahaya. Ini tentu narasumber berkompeten untuk instruktur berkompeten juga,” tutur Sekretaris FORMI Banjarmasin, Yenny Luntungan.

Kedepannya, para instruktur senam ini dituntut dapat menguasai 11 macam senam yang saat ini sudah mulai berkembang di masyarakat. Ke 11 macam senam yang bermanfaat untuk mencegah penyakit itu, seperti senam asma, jantung sehat, osteoporosis, tera, yoga pernafasan, langkah dansa poco-poco dan senam kreasi. (rel/nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya