Pansus Harapkan LIPI Bantu Kebun Raya Banua

198

Banjarmasin, KP – Panitia khusus (Pansus) Pengelolaan Kawasan Kebun Raya Banua mengunjungi Kebun Raya Bogor yang dikelola Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jumat (13/12).

“Kita perlu berkonsultasi dengan LIPI, terkait pengelolaan Kebun Raya Banua,’’ kata Ketua Pansus Pengelolaan Kawasan Kebun Raya Banua, Suwardi Sarlan, yang dihubungi wartawan, kemarin.

Hal ini berkaitan dengan perencanaan, pengelolaan dan pembiayaan Kebun Raya Banua, terutama rencana pengembangan kebun raya ke depan.

“Selama ini LIPI telah membantu pengelolaan beberapa kebun raya di Indonesia, seperti Kebun Raya Bogor maupun di Bali,’’ tambah politisi Partai Persatuan Indonesia (PPP).

Lebih lanjut Suwardi mengharapkan agar LIPI bisa membantu dalam pengelolaan kawasan kebun Raya Banua secara berkelanjutan, seperti halnya terhadap Kebun Raya Bogor dan Pulau Dewata Bali.

Untuk itu, perlu berkonsultasi dengan LIPI, agar pengelolaan kawasan Kebun Raya Banua semakin maju dan berkembang, sehingga dapat berfungsi sebagai media wisata, lingkungan hidup, edukasi, penelitian serta salah satu upaya melestarikan tanaman khas daerah atau lokal.

“Raperda ini memuat bagaimana cara pengelolaan, pengembangan dan perencanaan Kebun Raya Banua ke depan,’’ tambah Suwardi Sarlan.

Selain itu, sebagai sarana dan prasarana rekreasi yang sehat, nyaman dan aman, serta mudah bagi publik mengaksesnya, namun untuk memgembangkan serta lebih memajukan Kebun Raya Banua memerlukan bantuan pemerintah pusat atau APBN, CSR, pihak ketiga, serta APBD Kalsel.

Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Kebun Raya Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI, Danang Wahyu Purnomo mengatakan, letak Kebun Raya Banua sangat strategis untuk pengembangan ke depan.

“Karena lokasinya dekat dengan perkantoran Pemprov Kalsel, sehingga memiliki skroning nilai 5 atau baik,’’ kata Danang.

Sebelumnya, Kepala Balitbangda yang juga didampingi Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebun Raya Banua, Agung Stresno mengatakan, pihaknya akan terus bekerja sama pendampingan dengan staf LIPI berupaya menanam tanaman/pepohonan lokal atau khas daerah setempat terutama yang tergolong langka/hampir punah.

“Tanaman/pepohonan khas daerah setempat, baik berupa obat-obatan maupun buah-buahan atau holtikultura dan lainnya,’’ kata alumnus Universitas Gajah Mada (UGM) tersebut.

Selain itu, Kebun Raya Banua juga mengembangkan tanaman nusantara, terutama yang memungkinkan bisa tumbuh atau hidup di Kalsel. (lyn/K-1)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...