Tradisi Natalan Harga Ayam Naik

Banjarmasin, KP – Jelang hari Natalan harga ayam ras melambung baik ukuran kecil dan yang besar.

“ Kami menaikan harga karena sejak membeli dari pengumpul pemotongan di Basirih harganya sudah naik perkilonya dari Rp20,000,- per kilonya ada kenaikan dari sebelumnya Rp3000 ribu per kilonya,” jelas Hj Aminah penjual ayam Pasar Lama Minggu {22/12}

Naiknya harga ayam ras kiloan semua ukuran saat ini tentu saja akan cukup merepotkan ibu rumah tangga dan sejumlah rumah makan siap saji kaKi lima yang terbiasa membeli ayam ras kiloan sekitar Rp15,000,- sampai Rp17.000 perkilo.

Ditambahkan H Jam’an, untuk stok ayam ras ditingkat distributor sudah cukup tinggi harganya sehingga para pedagang hanya mengikuti saja untuk menyesuaikan harga jualnya.

“ Kondisi seperti ini selalu terjadi setiap tahun dibanua kita ketika akan memasuki bulan keagamaan harga ayam dan daging akan merangkak naik, untuk kalangan ekonomi mampu mereka tidak ada masalah dan saya pedagang hanya mengandalkan pembeli langganan tetap,” lanjutnya.

Berita Lainnya
1 dari 451
Loading...

“ Kami sebagai pedagang berharap meskipun harga ayam ras naik namun pembelian akan meningkat soalnya masyarakat tidaK ada pilihan lagi pasalnya harga ikan sungai dan laut serata telur juga melambung saat ini,” sebutnya.

Disebutkan Ginah penjual makanan siap saji Jalan Pasar Cemara, pihaknya sebagai penjual makanan kembali dibuat pusing karena tidak hanya ikan sungai dan laut saja yang naik namun juga diikuti harga ayam ras kiloan.

“ Saat ini harga ayam ras kiloan sama dengan harga ayam petelor yakni dijual Rp50,000,- per ekornya ukuran kecil dan Rp60.000 untuk ukuran besar tidak pernah terjadi selama ini seperti ini,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, ketika dikonfirmasi wartawan menjelaskan, ayam ras salah satu bahan pokok yang harus diwaspadai jelang Natal nanti.

“ Perlu diketahui daging ayam ras salah satu penyumbang inflasi terbesar di Kalsel semua pihak bersinergi untuk terus mengupayakan stok yang cukup dan harga yang stabil,” jelasnya.

Bahkan sesuai Permen harga eceran tertinggi (HET) sudah dipatok sekitar Rp34000 per kilo harga ini dalam keadaan bersih atau normal sedangkan dalam situasi tertentu diberlakukan harga lebih mahal lagi. (hif/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya