2020, Nadjmi Minta Banjarbaru Bisa Menekan AKI

Banjarbaru, KP – Walikota Nadjmi Adhani membuka Musyawarah Cabang IV Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Banjarbaru, di Aula BP-PAUDNI, kemarin.

Hadir Ketua TP PKK Ir Ririen Kartika Rini, Ketua GOW Eny Apriyati Darmawan, Kadis Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit Idaman (RSI) Banjarbaru.

Tema yang diambil pada Musyawarah Cabang IV IBI ini adalah “Bidan Melindungi Hak Kesehatan Reproduksi Melalui Pemberdayaan Perempuan dan Optimalitas Pelayanan Kebidanan (Midwifes, Defender Of Women’s Right)’’.

Walikota Nadjmi Adhani mengatakan, ada seminar ilmiah dalam rangka Muscab IBI Banjarbaru ini. Adapun digelarnya seminar tersebut terkait undang undang profesi kebidanan yang baru dan ini sangat relevan dengan kondisi bidan di Banjarbaru.

Berita Lainnya

Wawali Gebrak Masker di Depan Balai Kota

RSUD Idaman Layani Pasien Non Covid-19

1 dari 1.186
Loading...

“Jumlah bidan di Banjarbaru cukup banyak. Selain menjadi ASN di Pemko setempat, juga ada bidan praktek mandiri. IBI diharap kian solid dan kompak, melindungi profesinya serta membawa manfaat banyak sesuai misi organisasi,’’ tandasnya.

Dia pun sangat bangga dengan organisasi ini. Bidan merupakan garda terdepan dalam melindungi hak kesehatan kaum wanita dan diharap tahun 2020 ini Banjarbaru bisa menekan AKI (Angka Kematian Ibu) hingga 0.

“Kami juga selalu mendukung segala bentuk peningkatan pendidikan bidan guna peningkatan pelayanan,’’ katanya.

Dalam musyawarah cabang ini dihadiri 408 dari 445 anggota atau setara 92 persen yang hadir. Akhirnya terpilih sebagai Ketua Kepengurusan IBI Banjarbaru periode 2018-2023 Hj Wiwik Indriani Am Keb, sekaligus menyusun program kerjanya. (wan/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya