Bupati Tinjau Pembangunan Jalan Poros Desa Penggalaman

Martapura, KP – Pemkab Banjar ingin jalan poros desa Penggalaman lebih baik lagi, guna memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk mengangkat perekonomian warga yang berbasis petani dan juga sebagai akses menuju Bandara Syamsudin Noor.

Hal tersebut disampaikan Bupati KH Khalilurrahman saat kunjungan kerja meninjau jalan poros desa di Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat, Rabu (29/1/2020).

Turut mendampingi bupati, Sekdakab Ir HM Hilman, Kadis Kominfo, Statistik dan Persandian Aidil Basith, Camat Martapura Barat serta kepala desa Penggalaman.

Bupati Khalilurrahman mengatakan, pada peninjauan jalan desa ini, ternyata Desa Penggalaman sudah diberi krikil, tinggal pengerasan sedikit, lalu diaspal.

“Jalan ini akses tembus ke Lapangan Golf dan Bandara Syamsudin Noor, untuk akses selanjutnya, tanahnya masih lembut, nanti lebih dikeraskan lagi,’’ kata Khalilurrahman.

Berita Lainnya

LPTQ Banjar Matangkan Kadernya 2 Bulan

Kasus Covid Menurun, Tapi Prokes Jangan Kendor

1 dari 1.183
Loading...

Selanjutnya, bupati juga akan membangunkan jembatan jika jalan poros desa tersebut sudah jadi, karena warga sangat menginginkan mengingat jembatan yang ada kurang layak.

Ini menjadi perhatian bupati karena sudah satu paket dengan perbaikan jalan.

Sekda Hilman menambahkan, akses jalan tersebut ada dua, pertama sampai ke Cindaialus, kedua jalan ke Lapangan Golf tembus ke Bandara Syamsudin Noor. “Jadi jika masyarakat yang hendak ke Bandara akan lebih dekat, sekitar 2,5 km,’’ tandasnya.

Hilman juga menginginkan rencana kedepan yang akan mengharmonisasikan dengan Pemprov yakni dari Jembatan Sungai Kitanu yang ditembuskan ke akses Bandara. “Pemprov juga sudah melakukan pembebasan lahan dari Sungai Kitanu sampai ke Kelampaian,’’ katanya.  

Untuk jalan fisik sudah ada dan itu nanti diteruskan ke Bandara yang merupakan jalan alternatif bagi wisatawan menuju Kelampaian, jadi tidak lagi melewati Jalan A Yani.

“Dana sendiri sudah digelontorkan untuk pengerasan sekitar Rp2,1 miliar dari APBD, karena statusnya jalan poros desa,’’ pungkasnya. (wan/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya