DR Hj Herita Warni terpilih Pimpin PERWOSI Kalsel

BANJARMASIN, KP – Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kalsel kini punya Ketua Umum baru. Melalui mekanisme Musyawarah Provinsi (Musprov) Perwosi Kalsel VI 2020 di Depot Soraya, Simpang Telawang, Banjarmasin, Sabtu (11/1) terpilihlah DR Hj Herita Warni sebagai Ketua Umum Perwosi Kalsel untuk masa bakti 2019-2023

Herita menggantikan posisi Hj Marlian, yang sudah menjabat selama dua periode. “Alhamdulillah, saya dipercaya dan diberikan amanah teman-teman untuk memimpin Perwosi Kalsel. Saya berupaya agar Perwosi Kalsel makin eksis,” ujar Herita.

Ditambahkan Herita, ada sejumlah program yang bakal dijalankannya dalam memimpin induk organisasi wanita olahraga di Kalsel tersebut.

“Antara lain, turut berpartisipasi dalam menciptakan gaya hidup sehat dan cinta olahraga di Kalsel. Selain itu, Perwosi Kalsel juga harus menjadi wadah yang bermanfaat bagi para anggotanya,” sebut wanita yang juga akademisi JPOK ULM Banjarbaru itu.

Herita menceritakan Perwosi Kalsel juga akan menjalin komunikasi dan kerjasama yang lebih intensif dengan stakeholder terkait, terutama di kalangan pemerintah daerah Kalsel. “Dalam waktu dekat, mungkin kami akan audiensi ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel dan Komite Olahraha Nasional Indonesia (KONI) Kalsel. “Semoga, program yang kami susun, bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan manfaat buat masyarakat Kalsel,” sambungnya.

Berita Lainnya
1 dari 226
Loading...

Di sisi lain, dari hasil sidang Komisi II Musprov Perwosi Kalsel, Herita menjadi Ketua Umum Perwosi Kalsel usai menang voting atas kandidat lain, yakni Siti Saniah. “Herita meraih empat suara, sementara Siti Saniah meraih dua suara. Musprov berlangsung lancar dan kondusif,” ujar Murniati, panitia Musprov Perwosi Kalsel VI 2020.

Musyprov Perwosi Kalsel dibuka Ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kalsel H Bambang Heri Purnama diwakili Wakabid Organisasi, H Syarifuddin, yang menyatakan sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan tersebut.

Ketua Perwosi Kalsel 2015-2019, Dra Hj Marlian Karim mengutarakan, sebenarnya kepengurusan Porwosi Kalsel sudah habis periodenya akhir Desember 2019 lalu.

“Namun karena banyaknya kesibukan sehingga baru beberapa hari kemudian Musprov bisa digelar,” kata Marlian.

Musprov dihadiri enam perwakilan cabang Perwosi dari seluruh Kalsel yakni Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tapin dan Hulu Sungai Selatan.

Yang tidak hadir Batola, Tabalong dan Tanah Laut, tiga lagi belum menjadi anggota yakni Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah dan Tanah Bumbu. (rel/nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya