Komisi IV Tinjau Layanan Pasien BPJS RS Sultan Suriansyah

Banjarmasin, KP – Rumah Sakit (RS) Sultan Suriansyah yang berlokasi di kawasan RK Ilir, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin sudah mulai memberikan pelayanan kesehatan untuk pasien peserta BPJS, sejak 6 Januari lalu.

Guna melihat langsung layanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk pasien BPJS, Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin melakukan peninjauan ke rumah sakit yang berada di kawasan Jalan RK Ilir, Kecamatan Banjarmasin Selatan itu, Rabu (22/1/20).

“Tujuan kami datang kesini tidak lain adalah guna melihat secara langsung pelayanan kesehatan yang diberikan, terutama pasca mulai dibukanya pelayanan terhadap peserta BPJS,’’ kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Matnor Ali.

Di sela kunjungan kepada wartawan ia mengakui, meski tergolongan baru dibuka, namun pelayanan kesehatan yang diberikan oleh rumah sakit yang didirikan Pemko Banjarmasin ini sudah cukup bagus, termasuk kepada pasein peserta BPJS.

Menurutnya, saat ini yang masih perlu mendapatkan pembenahan Rumah Sakit Sultan Suriansyah terkait ketersediaan sarana dan prasana, diantaranya pertama lift yang masih belum bisa dioperasikan lantaran keterbatasan daya listik.

Berita Lainnya
1 dari 1.746
Loading...

“Namun permasalahan ini masih diupayakan dan sedang dalam proses penambahan daya melalui PLN,’’ katanya.

Dikemukakan, fasilitas kedua yang belum tersedia adalah, penyediaan ram atau tangga naik yang dibutuhkan bagi pasien menggunakan kursi roda. Matnor Ali menandaskan, kedua prasarana ini wajib harus tersedia di rumah sakit.

Lebih jauh ketua komisi diantaranya membidangi masalah kesehatan ini berharap, Rumah Sakit Sultan Suriansyah terus meningkatkan pelayanan yang diberikan.

Sementara menanggapi belum bisa dioperasikannya lift dan ram ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menyatakan optimisnya dalam waktu segera sudah bisa difungsikan.

Khususnya, kata Machli Riyadi, ram karena ketersediaan sarana itu masih dalam proses menunggu serah terima dari Dinas PUPR kepada Dinas Kesehatan.

Menurutnya, jika ram sudah bisa difungsikan maka penambahan bet untuk 100 persen pasien rawat inap akan terlayani dengan baik. “Sambil kita menunggu pembangunan gedung baru yang akan direalisasikan pada tahun anggaran 2020 ini untuk ruangan pasien kelas I dan kelas II,’’ demikian kata Machli Riyadi. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya