Sampah Telawang Meluber Sampai Parkiran

Banjarmasin, KP – Guna menindak lanjuti banyaknya aduan masyarakat dan pedagang di Pasar Telawang, terkait banyaknya yang membuang sampah di parkiran Pasar Telawang akhirnya disikapi DLH Banjarmasin dengan turun langsung.

Namun sepertinya informasi kedatangan dari dinas sudah bocor sehingga tidak banyak tumpukan sampah yang terlihat, namun masih saja banyak warga yang ingin membuang sampah pada Selasa (14/1) sore di TPS Pasar Telawang.

“Hal ini tindak lanjut dari hasil rapat kemarin (Senin) di ruang rapat integritas Walikota Banjarmasin bersama Babinsa dan Kamtibmas dan lainnya, terkait aduan masyarakat banyaknya yang membuang sampah di parkiran Pasar Telawang,’’ ucap Kepala Bidang PSDP dan Pasar Disperindag Banjarmasin, Drs H Ichrom M Tesar.

Akibat banyak yang membuang sampah sembarangan dan diluar jam ketentuan, pedagang sering mengeluh, apalagi ada juga pedagang makanan yang merasa dirugikan akibat sampah yang berserakan dan mengeluarkan bau yang tak sedap membuat orang tak mau datang.

“Makanya kami datang bersama DLH, dan pihak lainnya untuk memberikan sosialisasi kepada warga agar membuang sampah pada tempatnya dan di jam yang sudah ditentukan,’’ katanya.

Berita Lainnya
1 dari 1.781
Loading...

Apalagi TPS Pasar Telawang ini digunakan oleh lima kelurahan, hal itulah yang mengakibatkan banyaknya sampah yang menumpuk. “Sebenarnya TPS khusus sampah pasar, karena kondisi, akhirnya TPS digunakan oleh lima kelurahan, yakni Telawang, Teluk Tiram, Kertak Baru Ulu, Kertak Baru Ilir, dan Mawar,’’ sebutnya.

Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi hal seperti ini kembali terjadi, Tesar mengatakan, akan menaruh petugas di Pasar Telawang selama sepekan kedepan. “Akan kami jaga, satu pekan kedepan. Dari pukul 15.30 sampai 18.00 WITA agar tidak ada lagi yang membuang di luar jam ketentuan,’’ tukasnya.

Susunan grobak sampah memang sudah terlihat, karena melihat ada petugas akhirnya mereka tak berani meneruskan dan menaruh grobak dipinggir jalan. Menanggapi hal ini, Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Sampah, Marzuki mengakui, memang Pemko Banjarmasin saat ini sedang kekurangan lahan untuk membuat TPS.

“Kemarin sempat ada lahan di daerah Gedang, namun saat survei, warga sekitar banyak yang menolak jika disana dibuat TPS,’’ ujarnya.

Salah satu pedagang makanan yang namanya tak mau disebutkan sempat mengeluhkan tumpukan sampah yang sering terjadi di parkiran. “Saya disini berjualan makanan bakaran, karena sering sampah sejak siang biasanya, orang banyak yang tak mau mampir karena bau. Semoga setelah di tertibkannya ini pasar kembali bersih,’’ katanya. (vin/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya