Hujan Ekstrem Harga Ikan Tambak dan Sungai Makin Melambung

Ditambahkan Anti penjual ikan sungai dan tambak Pasar Lama, selain pasokan yang terus berkurang, permintaannya juga dibatasi sebelumnya dipasok hingga 100 kiloan setiap harinya menjadi 50 kiloan, karena harus dibagi dengan pedagang lainnya.

BANJARMASIN, KP – Dengan alasan pasokan yang belum normal hingga sepekan ini karena dipengaruhi musim hujan yang panjang berdampak pada harga ikan sungai yang mulai naik dijual.

Dari penjelasan para pedagang, Jumat (31/1), kembali naiknya ikan sungai dan tambak karena mulai berkurangnya pasokan dari sentra penghasil sejak musim hujan ektrem.

H Salam penjual ikan sungai pasar di Teluk Dalam, kepada wartawan mengatakan naiknya ikan sungai dan tambak ini karena dipengaruhi pasokan yang berkurang padahal permintaan ikan ini cukup bagus meskipun harganya naik karena warga tidak ada pilihan.

Seperti ikan haruan dijual sekitar Rp80 sampai Rp90- ribu per kilonya ukuran besar padahal harga normalnya hanya Rp50 ribuan saja sedangkan ikan papuyu diatas Rp100 ribu.

Ditambahkan Anti penjual ikan sungai dan tambak Pasar Lama, selain pasokan yang terus berkurang, permintaannya juga dibatasi sebelumnya dipasok hingga 100 kiloan setiap harinya menjadi 50 kiloan, karena harus dibagi dengan pedagang lainnya.

Berita Lainnya
1 dari 455
Loading...

Ia mengeluhkan pasokan yang dikurangi setiap harinya, padahal ikan yang dijualnya ini tinggal diambil pelanggannya para penjual makanan siap saji dikawasan Kayu Tangi dan Veteran yang menjadi langganan tetapnya.

Untuk ikan sungai tambak nila dijual Rp44 sampai Rp45 perkilo padahal sebelumnya hanya kurang dari Rp35 ribu, ikan emas Rp38 hingga 40 ribu padahal sebelumnya Rp32 ribu sedangkan ikan patin normalnya hanya Rp24 sampai Rp25 ribu melonjak menjadi Rp29 ribu bahkan ikan lele juga naik.

Aspar penjual ikan sungai dan tambak sungai di Pasar Ksatrian Veteran menjelaskan selain naiknya ikan tambak diikuti juga dengan naiknya ikan sungai seperti ikan haruan, kapar, seluang, papuyu .

“ Kami pedagang terpaksa menaikan karena ketika membeli dipara pengumpul harganya sudah naik duluan,” jelas bapak 2 cucu ini.

Yuli penjual makanan siap saji dikawasan Japri zam-zam menjelaskan, kondisi ini selalu terjadi setiap jelang awal tahun ikan sungai dan tambal selalu berkurang karena nelayan pencari ikan kesulitan mendapatkan tangkapan yang banyak dampak dari hujan ekstrem.

“ Jadi saat ini, antara pasokan dan permintaan sudah tidak seimbang lagi, sedangkan permintaan kedua ikan ini cukup tinggi setiap harinya dikota ini, bagi kami sebagai penjual makanan siap saji,”ujarnya , mencoba menjelaskan. (hif/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya