Ichwan Noor Chalik Pasang Badan dan Siap Bangun Tenda di Balai Kota Banjarmasin

Plt Kadis Pol PP akan pasang badan untuk membela anak buahnya di Dinas Pol PP jika anggota Satpol PP yang menduduki Kantor BKD terancam mendapatkan sanksi berat.

BANJARMASIN, KP – Menyusul aksi anggota Satpol PP Kota Banjarmasin yang menduduki Kantor Badan Kepegawaian Pemko Banjarmasin jika terancam mendapatkan sanksi berat dipastikan Plt Kadis Pol PP bahwa dirinya akan pasang badan dan membela anak buahnya di Dinas Pol PP.

Karena mereka dengan sengaja menghancurkan beberapa inventaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat pada Selasa (18/2) itu, karena kecewa dengan kinerja BKD Kota Banjarmasin yang kurang bisa menjabarkan keinginan Pol PP yang telah dituntutnya setahun lalu.

Buktinya, perusakan tersebut bisa dipantau diberita elektronik hingga kamera CCTV jika memang ada perusakan, kata PLT Pol PP Drs H Ichwan Noor Chalik.

Apalagi Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina langsung menyerahkan sepenuhnya pemberian wewenang sanksi kepada Plt Kepala Satpol PP.

“Kami serahkan untuk membina yang bersangkutan, karena ada rekaman video dan sanksi. Dan BKD tidak menuntut juga,’’ ujar Ibnu.

Menanggapi, Plt Kepala Satpol PP Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik menerangkan, tidak mungkin menjatuhkan hukuman kepada bawahan. Ketika diberikan hukuman atas perilaku itu, maka ia mengaku dirinya dzolim.

Sebab puluhan personil dengan berpakaian lengkap turun hanya untuk menyampaikan aspirasi yang sudah satu tahun ditahan. Namun kejadian tersebut diluar dari ekspektasinya.

“Mereka turun sudah lapor dengan saya, beda halnya kalau mereka turun tanpa lapor dan melakukan pemukulan maka akan diberikan surat teguran,’’ pungkas Ichwan.

Berita Lainnya
1 dari 1.786
Loading...

Terkait perusakan, Ichwan menerangkan demikian adalah dampak yang dihasilkan dari aksi unjuk rasa.

Apabila jika Pemko ingin melayangkan hukuman, lanjut Ichwan, maka dirinya siap pasang badan menanggung semua.

Caranya berupa memimpin aksi susulan serupa. Bahkan sifatnya lebih besar dari sebelumnya. Tenda berukuran besar yang dimiliki Satpol PP direncanakan berdiri didepan Balai Kota Banjarmasin.

Dalam aksi solidaritas tersebut, lanjut Ichwan, Satpol PP bakal mogok bekerja mengawal Peraturan Daerah (Perda).

Dan menginap ditenda itu sampai kebijakan terbaru keluar memihak kepada petugas lapangan.

“Itu kemungkinan terburuk, maka aku sendiri yang memimpin karena bertanggung jawab. Kalau ingin menghukum, maka hukumlah saya,’’ tegasnya.

Sebelum aksi, ia telah mengimbau bawahannya untuk hanya melakukan aksi damai. Dalam artian tidak boleh merusak dan melaksanakan kekerasan lainnya.

Namun tetap dilengkapi kertas aspirasi hingga pengeras suara layaknya orang demo seperti umumnya.

Kenyataan dilapangan, petugas Satpol kecewa karena Kepala BKD Banjarmasin Syafri Azmi tidak berada ditempat. Sehingga, kejadian tidak mengenakan tersebut berlangsung.

“Kami duduki sementara kantor itu,’’ tutur Ichwan melanjutkan ucapan bawahannya. (vin/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya