KKB Ingin Solusi Terbaik, Terkait Sengketa Lahan PT BPP

Banjarmasin, KP – Menyikapi adanya permasalahan status lahan dan pemasangan portal di perkebunan sawit PT Barito Putera Plantation (BPP), Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) berinisiatif untuk mencari solusi.

Sengketa lahan antara PT BPP dengan sekelompok warga Desa Antar Baru, Kecamatan Marabahan, masih dalam upaya penyelesaian.

Termasuk adanya dugaan pengrusakan portal dari tim penerima kuasa warga kepada perusahaan, KKB ingin ada jalan keluar terbaik.

Terkait itu, KKB menginisiasi pertemuan yang dihadiri puluhan warga dan sejumlah tokoh Bakumpai di Aula Bahalap Marabahan, Kamis (20/02/2020).

Dirangkai dalam bentuk musyawarah dan silaturahmi kerukunan keluarga Bakumpai, mengangkat tema “Fasilitasi Kerukunan Keluarga Barito Kuala Dalam Menghadapi Tantangan Investasi di Daerah”.

Pertemuan dipimpin Ketua KKB Pusat, H Yuni Abdi Nur Sulaiman, Sekretaris Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Selatan, Drs Ramon, serta H Hasanuddin Murad sebagai salah seorang tokoh Bakumpai.

Dalam musyawarah tersebut, khususnya membahas persoalan PT BPP, milik mendiang H Abdussamad Sulaiman HB yang merupakan putra dan tokoh Bakumpai.

“Kami langsung bermusyawarah untuk mencari solusi jika salah seorang anggota keluarga ada yang mengalami masalah. Hari ini kita berkumpul, meski terpisah-pisah domisili,” ujar Yuni.

Berita Lainnya

Kapolda Dukung Gerakan Demokrasi

1 dari 1.023

Kami ingin hidup damai satu sama lainnya, lanjutnya, tidak mau mengganggu dan tak ingin diganggu. “Namun, lantaran perusahaan terkait milik putra dan tokoh Bakumpai, tentu kami ingin menyelesaikan persoalan ini,” tuturnya.

KKB akan berupaya menjalin komunikasi dengan warga yang mengklaim lahan di perkebunan sawit PT BPP, termasuk tim penerima kuasa.

“Kita menjunjung tinggi kedamaian. Kita akan jalin komunikasi dengan pihak-pihak tersebut. Harapan kami, beliau-beliau menyadari dan lebih memilih mempererat tali persaudaraan,” ungkap Yuni.

Selain itu, imbuh Yuni lagi, tujuan dilaksanakannya pertemuan ini, ingin mewujudkan Bakumpai lebih sejahtera dan Kabaputen Barito Kuala akan lebih maju lagi.

“Kita menginginkan semua elemen di Batola bersatu, bahu membahu dan saling bersinergi antara masyarakat, pihak swasta dan pemerintah di daerah untuk memajukan Bumi Selidah,” sebut Yuni.

Ia juga mengimbau, agar warga Bakumpai jangan mudah terprovokasi atau diadu domba pihak-pihak yang tak bertanggungjawab.

Sementara, Hasanuddin Murad ingin aparat keamanan mengambil sikap terhadap perbuatan orang-orang yang mengarah kepada premanisme.

“Apa lagi, akibat pemortalan tersebut, tidak sedikit masyarakat Antar Baru dan sekitarnya yang merugi lantaran tidak bisa bekerja,” tandas bupati Batola dua periode tersebut (opq)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya