Tangkal Radikal, Remaja Masjid Dibekali Bela Negara

JAMBORE Remaja Masjid se Kalsel, bertempat di Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar dibuka Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Sahbirin Noor.

Jambore diikuti 276 peserta tersebut berlangsung dari tanggal 17 s/d 20 Februari 2020.

Gubernur H Sahbirin Noor mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi dan wadah bertukar wawasan.

Paman Birin mengatakan, salah satu aspek utama yang menjadi perhatian Pemprov Kalsel adalah pembangunan di bidang keagamaan.

Berita Lainnya

Pulih di Tengah Ancaman

Uniska Tegas Larang Penerima Bidik Misi Ikut Demo

1 dari 1.277

Pembangunan bidang keagamaan memiliki dampak yang luas terhadap tumbuhnya kehidupan masyarakat yang berbudi pekerti.

Tak lupa Paman Birin mengajak seluruh peserta jambore untuk terus membekali diri dengan ilmu karena tidak lama lagi ibu kota negara akan pindah ke Kalimantan Timur.

Sementara itu, Kepala Dispora Kalsel, Hermansyah, mengatakan jambore remaja masjid ini pertama kali dilaksanakan dalam rangka menumbuhkembangkan semangat untuk mencintai NKRI.

Para peserta jambore dibekali pengetahuan bela negara, baris berbaris, dan dakwah sehingga dapat menangkal paham radikal.

Selain pembekalan, para peserta juga akan mengikuti berbagai lomba diantaranya lomba adzan, baris berbaris dan lomba lainya.(adv/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya