Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Dampak Cuaca Ektrem Ikan Asin Terdongkrak Naik

×

Dampak Cuaca Ektrem Ikan Asin Terdongkrak Naik

Sebarkan artikel ini
11 4klm 2
IKAN LAUT NAIK - Cuaca ektrem akhir-akhir ini sehingga hasil tangkapan semakin berkurang dampaknya harga ikan asin kembali terdongkrak naik dan kualitas ikan yang dijual kurang bagus. (KP/hifni)

Diakui Ramsi, meski persedian ikan asin cukup melimpah di Pasar Harum Manis, namun minat beli masyarakat menurun drastis bahkan, kualitasnya juga menurun jika dibanding saat musim kemarau.

BANJARMASIN, KP – Cuaca ekstrem akhir-akhir ini mulai berdampak terus pada pasokan ikan laut segar semakin berkurang dan mulai berdampak pada naiknya semua jenis ikan kering akhir-akhir ini.

Kalimantan Post

Salah satu pedagang ikan kering di Pasar Harum Manis Banjarmasin Selasa, H Ramsi kepada wartawan mengungkapkan, kebanyakan ikan asin dipasok dari pesisir Kalimantan Selatan, seperti daerah Pagatan Tanah Bumbu, Asam-Asam dan Jorong Tanah Laut serta kawasan Kotabaru.

“ Saat ini, pasokan ikan segar laut memang berkurang dibanding beberapa bulan sebelumnya karena karena cuaca yang buruk di laut banyak para nelayan tidak berani melaut dan hasil tangkapan tidak memadai,” jelasnya.

Kebanyakan pasokan ikan asin yang didatangkan dari berbagai daerah di banua ini, merupakan ikan hasil tangkapan dulu sebelum cuaca buruk terjadi.

Diakui Ramsi, meski persedian ikan asin cukup melimpah di Pasar Harum Manis, namun minat beli masyarakat menurun drastis bahkan, kualitasnya juga menurun jika dibanding saat musim kemarau.

“Pasokan ikan yang berkurang, sehingga harga eceran per kilogram juga mengalami kenaikan sebelumnya seharga Rp 110 ribu sekarang naik jadi Rp 130 per kilogram untuk ikan asin telang paforit warga ,” katanya.

Menurutnya, kebanyakan para nelayan takut melaut karena gelombang masih tinggi di beberapa perairan yang jadi wilayah tangkapan ikan.

Lagi pula, saat musim penghujan, penjemuran ikan asin juga terkendala sehingga kualitas ikan kering juga menurun dibanding saat musim kemarau.

Diakui memang, angka penjualan ikan asin tidak seramai bulan-bulan yang lalu, kebanyakan ikan dibeli dari jumlah besar atau partaian, namun ia juga melayani secara eceran.

Hal serupa juga dialami beberapa pedagang ikan di Pasar Sentra Antasari gara-gara pasokan ikan segar laut berkurang, akhirnya para pedagang memilih menjual ikan segar air tawar.

“Ikan asin ini hanya selingan saja, jadi tidak seramai pembelian pada ikan segar kalau bicara omzet penjualan tidak terlalu menggembirakan namun, tiap hari, ada saja yang membeli ikan asin dalam jumlah kecil di kios saya,” tambah pedagang ikan asin di Pasar Sentra Antasari, Hj Siti Rahimah. (hif/K-1)

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM Aman untuk Layanan Ramadan Idul Fitri
Iklan
Iklan