Fatayat NU Kalsel Ditantang Bangun Kemandirian Ekonomi Sebagai Skala Prioritas

Banjarmasin, KP – Pengurus Pimpinan Wilayah Fatayat NU Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) priode 2020-2025 , resmi dilantik oleh Sekretaris Umum Fatayat NU Pusat, Hj Margaret Aliyatul Maimunah . Acara pelantikan berlangsung di gedung Mahligai Pancasila , Minggu (8/3/2020) .

Hadir dalam pelatikan itu Gubernur Kalsel, H Sahbirin yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, H Abdul Haris Makkie yang dalam sambutannya mengucapkan selamat atas dilantiknya Pengurus Pimpinan Wilayah Fatayat Kalsel priode 2020 – 2025.

Haris Makkie yang juga Ketua Pimpinan Wilayah NU Kalsel ini mengatakan, sebagai salah satu organisasi di bawah NU, Fatayat diharapkan dalam melaksanakan programnya serta mampu ambil bagian dalam memajukan setiap gerak dan langkah memajukan peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebut, sebagai salah satu organisasi perempuan muda NU, Pengurus Wilayah NU Kalsel akan terus memberikan perhatian besar dalam melaksanakan setiap progarmnya kepada seluruh organisasi di bawah NU Kalsel.

Tidak terkecuali lanjut Haris Makkie yang juga penasehat Pengurus Wilayah Fatayat Kalsel ini dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui peningkatan kompetensi perempuan, khusus di Kalsel. .

Mengingat di tengah kemajuan era globalisasi saat ini peran perempuan memiliki peran strategis baik dalam pemerintahan, dunia usaha, maupun dalam berbagai organisasi sosial lainnya, tandas Haris Makkie.

Menurutnya memnyadari hal itu, jauh hari sejak NU dibentuk sekita 94 tahun lalu, para kiyai NU sudah memprediksi pemikiran jauh kedepan bahwa perempuan Indonesia harus diberikan kesempatan dan tanggung jawab yang sama dalam ikut membangun bangsa.

Berita Lainnya
1 dari 457
Loading...

Buat konsep dan bangun kepercayaan publik bahwa Fatayat punya peran besar bagi masyarakat. Organisasi adalah cerminan bagi NU Kalsel. Berikan yang terbaik untuk Banua, katanya.

Sementara Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat Hj Anggia Ermarini berharap, Fatayat Kalsel terus bergerak, berhikmat, menata organisasi, memunculkan kader yang bagus, hingga organisasi tingkat anak ranting sebagai ujung tombak organisasi.

Lebih jauh ia mengatakan, Fatayat Kalsel dalam menjalankan programnya harus mampu mengembangkan kaum hawa di Banua (Kalsel), sehingga mampu bersaing dan memberikan kontribusi besar dalam pembangunan daerah bahkan nasional.

Anggia mengatakan, Fatayat NU sudah 10 tahun lalu menjadikan jadi pengembangan kemandirian ekonomi sebagai skala prioritas.

Saat ini yang sedang kita kembangkan Tenaga Kerja Mandiri, ini harus dikembangkan tidak terkecuali Fatayat NU Kalsel, ujarnya.

Sementara Ketua Umum PW Fatayat NU Kalsel Hilyah Aulia dalam sembutannya mengatakan, di era milenial seperti saat ini, pembangunan suatu bangsa tidak hanya bertumpu pada kaum Adam. Sebaliknya, juga dibutuhkan kontribusi kaum hawa dalam membangun sebuah peradaban.

Hilyah yang juga Anggota DPRD Banjarmasin ini berkomitmen Fatayat NU Kalsel akan terus ambil bagian dalam mengisi pembangunan, perekonomian, dan sosial masyarakat.

“Fatayat sudah selayaknya ambil bagian dalam pembangunan. Sudah banyak lahir wanita luar biasa kader Fatayat hang ambil bagian dalam pembangunan. Kami ingin lahirkan lebih banyak lagi kedepan,” ucap Hilyah. (nid/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya