Gubernur Naik Matic, Sandi Uno Tak Ingin Jauh

Paman Birin menjadi imam, bertepatan azan Magrib berkumandang, dan Sandiaga Salahuddin Uno juga tiba, karena tak ingin seperti pengalamam tahun lalu, yang jauh dari Sekumpul.

MARTAPURA, KP – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Sahbirin Noor, naik sepeda motot metic, dan Sandiaga Salahuddin Uno, tak ingin jaug lagi.

Itu ketika menghadiri puncak Haul ke-15 KH Muhammad Zaini Abdul Ghani, atau dikenal dengan sebutan Abah Guru Sekumpul, seorang ulama besar yang sampai akhir hayat beliau masih memberikan ilmu agama bagi masyarakat ini, Minggu (1/3).

Gubernur mengatakan KH Muhammad Zaini merupakan salah satu ulama kharismatik yang dimiliki Kalsel, yang banyak meninggalkan kenangan kebaikan semasa hidup.

“Kita teladani ilmu yang sudah ditinggalkan beliau,” kata gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini,

Sebelum Ke acara pucak Haul Guru Sekumpul, Paman Birin, imami salat Asar dan Magrib di lokasi parkir AZ.

Ia sebelumnya berangkat dari kediamannya di Jalan Kertak Baru Kampung Keramat RT 1 RW 1, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar.

Itu menuju Sekumpul menggunakan motor matic. tiba di lokasi parkir VIP, di samping Rumah Makan Cepat Saji AZ.

Setibanya di sana Paman Birin menjadi imam. Ini bertepatan azan Magrib berkumandang, laantas Paman Birin bersama masyarakat, yang salah satunya anggota DPR RI daerah pemilihan asal Kalsel, H Hasnuryadi Sulaiman, melaksanakan salat berjamaah.

Usai melaksanakan Magrib berjamaah, bersama masyarakat Paman Birin turut mengikuti prosesi Haul.

Paman Birin bersama jamaah yang hadir larut dalam zikir dan syair-syair maulid habsyi.

Sementara subuh sebelum pelaksanaan puncak haul, Paman Birin bersama masyarakat ikut bergotong royong memasak nasi samin dengan menggunakan panci berukuran besar (mengawah, red) di dua loaksi, yakni di Jalan Berlian, dan kawasan Jalan Masjid Kelurahan Pesayangan.

Paman juga memantau sejumlah Posko diantaranya, Posko Sekumpul, Posko Jalan Pendidikan dan Jalan Indra Sari serta sejumlah dapur umum lainnya.

Lebih Awal

Sedangkan pengusaha muda yang pernah mencalon Wakil Presiden RI 2019, Sandiaga Salahuddin Uno juga tiba di Kalsel. Hal sama Wakil Ketua MPR RI periode 2019-2024, Ahmad Muzani

Sandiaga, mantan Wagub DKI Jakarta ini tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor, dijemput Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan.

Didampingi Jaya, Sandiaga tampak menggunakan Buggy Car atau yang dikenal dengan mobil Golf.

Berita Lainnya

Jalin Solidaritas di Tengah Pandemi

Tambahan Kasus Baru 55 Orang

1 dari 1.122
Loading...

Sembari berbincang, keduanya tampak akrab di atas mobil golf yang dikemudikan petugas bandara menuju mobil jemputan.

Kunjungan Sandi ke jaul, bukan kali pertama. Pada 2018, Sandiaga Uno juga menghadiri.

Pada haul ke-15 ini, Sandiaga Uno, rupanya ingin jauh lagi seperti pengalamam tahun sebelumnya yang tak bisa mendekat kawasan Sekumpul.

Makanya datang lebih awal, agar bisa lebih dekat lagi ke kawasan Sekumpul. Melalui orang dekatnya ia sangat ingin jadi bagian dalam haul yabg dipusatkan di Mushalla Ar Raudhah Sekumpul.

Tahun lalu , ia yang kala itu berstatus cawapres gagal masuk area Sekumpul karena terhalang padatnya 2 juta jemaah haul.

Ia pun terpaksa hanya sampai batas Kota Banjarbaru beberapa kilometer dari Sekumpul. Ia cuma bisa menyaksikan prosesi dari TV besar saja.

Kali ini ia sudah datang sejak awal dan terlibat dengan sejumlah petinggi Gerindra membagi-bagikan snack ke jemaah haul yang melintas Jalan A Yani Km 13 Gambut.

Di FB resminya Sandiaga mengatakan: “Menghadiri Haul ke-15 KH Muhammad Zaini Abdul Ghani, atau dikenal dengan sebutan Abah Guru Sekumpul, seorang ulama besar yang sampai akhir hayat beliau masih memberikan ilmu agama bagi masyarakat”.

Kharismanya yang begitu luar biasa membuat masyarakat dari berbagai daerah bahkan dari luar negeri berbondong-bondong datang ke tempat beliau di Komplek Sekumpul Martapura.

Membawa dampak positif untuk ekonomi masyarakat sekitar. Dan bisa melihat bagaimana UMKM dan pariwisata menggeliat, peluang usaha dan lapangan kerja tercipta.

Inilah bentuk Islam rahmatan lil alamin, Islam yang membawa rahmat dan berkah bagi alam semesta.

“Ya seperti ada panggilan, dan kebetulan sudah dijadwalkan juga ini kesempatan silaturahim,” ucapanya singkat.

Jalan Kaki

Sementara Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Irjen Pol Yazid Fanani dan Wakapolda, Brigjen Aneka P, memilih berjalan kaki di tengah kerumunan jamaah.

Pemandangan menarik pun terlihat saat Jenderal Bintang Dua tersebut hadir diantara jamaah.

Kapolda berjalan kaki menuju Pos Utama Pengamanan Haul Abah Guru Sekumpul, sejak Sabtu (29/2) hingga Minggu (1/3).

Kapolda yang akan menuju Pos Utama berhenti di depan Gedung Islamic Center Martapura dan memilih berjalan kaki seolah tidak mau diistimewakan.

Meski petugas Lantas yang berjaga telah membuka blokade jalan dan mempersilahkan untuk melintas.

Tapi tetap, kapolda dan rombongan memilih tetap berhenti dan turun dari mobil dinas nya.

Disepanjang jalan yang dilintasi Kapolda dan Wakapolda terlihat menyapa para jamaah, bahkan shalat berjemaah, serta terus berkoordinasi, memnatau situasi hingga tuntas kegiatan. (adv/mns/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya