Banjarbaru, KP – Walikota Nadjmi Adhani membuka Kompetisi Panahan Borneo Open 6 yang dilaksanakan INASP (Indonesia Archery School Program) di GOR Rudy Resnawan Banjarbaru, Sabtu (7/3).
Perkembangan olah raga panahan semakin banyak diminati masyarakat, bukan hanya orang dewasa, bahkan anak-anakpun mulai banyak yang menggemari olah raga keterampilan membidik ini.
Kompetisi Panahan Borneo Open 6 ini diikuti 398 peserta yang berasal dari seluruh Kalimantan, termasuk Kalimantan Utara.
Walikota Nadjmi Adhani dalam sambutannya mengaku sangat bersyukur karena event tingkat regional Kalimantan ini diselenggarakan di Kota Banjarbaru, karena selain bisa menjadi sarana untuk memperkenalkan dan mempromosikan Kota Idaman, tentu event ini kian membangkitkan semangat atlet panahan setempat untuk giat berlatih.
“Ini adalah langkah awal untuk mengembangkan olah raga panahan di Banjarbaru dan Indonesia pada umumnya,” ucapnya.
Nadjmi berharap agar kompetisi ini semakin ditingkatkan dan terus dilaksanakan sebagai sarana bagi atlet untuk meningkatkan keterampilannya.
Hadir perwakilan Deputi Bidang Olah Raga Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso serta Presiden Indonesia Archery School Program.
Pembukaan kompetisi dilakukan Walikota Nadjmi Adhani serta beberapa atlet panahan yang bersama-sama melepaskan anak panah. (wan/K-5)