Mahasiswa Diajak Bantu Cegah Penyalahgunaan Obat-Obatan

Amuntai, KP – Kehadirian Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPMON) di Hulu Sungai Utara (HUS) adalah bagaimana penyalahgunaan obat-obatan dapat dicegah melalui pendekatan pemahaman kepada masyarakat.

Kepala BPOM HSU, Bambang Hery Purwanto saat menjadi pembicara dalam sosialisasi pengenalan obat-obat terlarang serta menyampaikan tips bagaimana mengenali obat-obatan terlarang belum lama tadi di kalangan mahasiswa.

Kegiatan sosialisasi itu pula dalam rangka mendukung aksi Nasional pemberantasan obat elegal dan penyalahgunaan obat. Sosialisasi dilakukan di kalangan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Rakha.

Berita Lainnya

Pelaksanaan SKB di HSU Berjalan Lancar

Peringati HUT ke 4, KAMM KS Bagikan Ribuan Masker

1 dari 1.165
Loading...

“Hadirnya kantor BPOM di Kabupaten HSU adalah untuk melakukan pendekatan dengan masyarakat, agar segala penyalahgunaan obat mengalami penurunan khususnya di kabupaten”, katannya dalam sosialisasi yang dilaksanakan di Aula STAI Rakha.

Menurut Bambang penyalahgunaan obat di Kalsel ini dinilai massif. Olehkarena itu perlu penanganan khusus, lanjutnya.

Disamping menyebutkan alasan hadirnya BPOM di tengah-tengah masyarakat HSU, Kepala BPOM HSU ini juga memaparkan perihal terkait jenis, merk, kode obat serta sebab akibat penyalahgunaan obat-obatan. Ditambah lagi dengan tips dan cara mengenali obat yang benar dalam penggunaannya.

Selain itu, Bambang juga mengajak para mahasiswa untuk dapat bersama-sama membantu BPOM dalam upaya pencegahan penyalahgunaan obat-obatan dilingkungannya masing-masing. Dalam kegiatan kali ini, disamping diisi dengan pemaparan materi dan sesi tanya-jawab. (nov/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya