Pembahasan Raperda Kebun Raya Banua Rampung

Banjarmasin, KP – Pembahasan Raperda Kebun Raya Banua akhirnya rampung, dengan disepakatinya rencana pengembangan kebun milik Pemprov Kalsel tersebut.

“Kita sudah menyelesaikan pembahasan Kebun Raya Banua,” kata Wakil Ketua Pansus Kebun Raya Banua, Zulfa Asma Vikra, Senin (2/3/2020), di Banjarmasin.

Zulfa mengatakan, rapat finalisasi menyepakati untuk pengembangan banua sebagai kawasan ekowisata, penelitian buah lokal, tanaman langka, konservasi lingkungan dan lainnya.

“Kita sudah lakukan finalisasi dan konsultasi ke beberapa daerah yang memiliki kebun raya,” ujar politisi Partai Demokrat, didampingi Kepala UPT Kebun Raya Banua, Agung Sriyono.

Bahkan dalam waktu dekat akan disampaikan ke Kemendagri untuk mendapatkan koreksi dan evaluasi.

“Mudahan keberadaan kebun raya ini dapat bermanfaat dan menjadi kebanggaan banua,” tambah Asma Zulfa Vikra.

Berita Lainnya
1 dari 455
Loading...

Sementara itu, Kepala UPT Kebun Raya Banua, Agung Sriyono mengatakan, keberadaan Raperda Kebun Raya Banua ini sebagai payung hukum agar pengelolaan kebun raya lebih baik lagi.

“Jadi Raperda mengatur tentang pengelolaan, pelestarian tanaman langka hingga pengembangannya,” ujar Agung.

Rencananya, keberadaan kebun raya ini akan menjadi tempat edukasi, penelitian, terutama untuk jenis tanaman langka, namun juga sebagai lokasi wisata bagi masyarakat.

“Ada 12 jenis tanaman yang akan diprioritaskan, seperti tanaman dikotil, monokotil, tanaman non buah, pewarna alami, tanaman obat, tanaman kayu, anggrek dan kantong semar,” jelasnya.

Kebun raya sendiri seluas 100 hektare, di areal perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru, yang secara bertahap dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, yang merupakan support dari pemerintah pusat, seperti gedung visit center, herbarium, konservatorium, rumah kaca, gedung tematik dan embung Kebun Raya Banua.

“Kita diberikan keleluasan bergerak agar kebun raya tidak pasif dan dapat mengembangkan diri untuk kepentingan masyarakat,” tambah Agung.

Lebih lanjut diungkapkan, potensi wisata di kebun raya ke depan diprediksi meningkat, karena terlihat trend peningkatan pengunjung dari tahun ke tahun. “Kebun Raya Banua kini menjadi salah satu ikon kunjungan wisata ke Kalsel,” katanya. (lyn/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya