Walikota Minta Masyarakat Pinggir Sungai Cegah Covid 19

Sosialisasi pencegahan penyebaran virus Covid 19 itu merupakan upaya Pemko Banjarmasin agar masyarakat yang bermukim di bantaran sungai paham tentang bahaya virus corona

BANJARMASIN, KP – Upaya mengkampayekan dengan memutus rantai covid 19 terus dilakukan. Selain melalui jalur darat, sosialisasi pencegahan penyebaran virus Covid 19 juga dilakukan Pemko Banjarmasin di kawasan pemukiman penduduk yang berada di pinggir sungai.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina kegiatan sosialisasi pencegahan penyebaran virus Covid 19 yang diberikan Pemko Banjarmasin itu merupakan upaya Pemko Banjarmasin agar masyarakat yang bermukim di bantaran sungai paham tentang bahaya virus corona dan menerapkan ajuran yang sudah diberikan pemerintah.

“Ini kita sosialisasi dan kampanye untuk mengantisipasi penyebaran virus corona kepada masyarakat di Sungai Kelayan,” ujarnya, Sabtu (28/03).

Kegiatan yang diikuti Dinkes Kota Banjarmasin, Dinsos Kota Banjarmasin, dan Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Virus Covid 19 itu, dilaksanakan dengan menyusuri sepanjang kawasan Sungai Kelayan, dan dalam kesempatan itu orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai ini mengingatkan pentingnya masyarakat Kota Banjarmasin khususnya yang bermukim di pinggir sungai bisa berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Dengan mencuci tangan setiap hari dan prilaku hidup bersih, sehat, menjaga jarak dan di rumah saja, mudah-mudahan kita terhindar dari penyebaran virus ini,” ucapnya

Berita Lainnya
1 dari 1.783
Loading...

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, H Machli Riyadi, mengatakan, penyuluhan yang dilaksanakan itu sangat penting mengingat, dari 700 ribu jumlah total seluruh masyarakat, tiga puluh persennya bermukim di bantaran sungai.

Karena itu, seluruh lapisan masyarakat tersebut harus teredukasi dan berhak untuk mendapatkan informasi yang benar, serta tidak membaca dan melihat informasi hoax. “Dengan tersebarnya informasi penanganan dan pencegahan serta upaya yang bisa dilakukan masyarakat secara merata, saya kira kita bisa memutus mata rantai penyebaran Covid 19 ini di Banjarmasin,” katanya.

Masih menurut Machli, hingga tanggal 28 Maret 2020, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Banjarmasin sebanyak 86 orang.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlah 4. Peningkatan jumlah PDP yang awalnya hanya 3 kasus menjadi 4 kasus ini, jelasnya, lantaran belum lama tadi ditemukan lagi satu kasus baru.

Untuk itu, ia berharap, PDP di kota ini ke depannya tidak bertambah lagi, seiring dengan semakin pahamnya masyarakat tentang upaya menjaga kebersihan dan berprilaku hidup sehat serta mengikuti anjuran pemerintah.

“Kita tetap menghimbau masyarakat untuk tidak keluar rumah kalau tidak terlalu penting, sehingga dengan demikian kita bersama-sama masyarakat melakukan pemutusan mata rantai ini. Jadi selain melakukan disinfektan kami juga menghimbau agar masyarakat memahami pemutusan mata rantai ini salah satunya dengan cara berada dirumah saja,”pungkasnya. (vin/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya