11 Desa di Barito Utara Terendam Banjir

Muara Teweh, KP – Curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Barito Utara (Barut), menyebabkan air sungai DAS Barito meluap yang mengakibatkan sebanyak 11 desa di Kecamatan Lahei Barat yang terletak di pinggiran sungai terendam banjir, Sabtu (11/4/2020).

Akibat banjir itu ratusan rumah warga terendam air. Warga terus menjaga barang berharga di dalam rumah, meski air sudah mulai masuk ke rumah.

Kepala Desa Benao Hilir, Ahim Rahim, mengatakan tercatat 70 rumah warga di desa benao hilir terendam banjir. Ketinggian air mencapai sekitar 1,5 meter hingga 2 meter.

Lokasi banjir terparah berada di Jalan Pelita Rt 01, 02, dan Rt 03. “Warga yang rumahnya terendam banjir memilih tetap berada di rumah sambil menjaga barang-barang mereka,” kata Ahim.

Berita Lainnya
1 dari 129
Loading...

Kepala Desa Jangkang Lama Supria juga membenarkan banjir terjadi di desanya, sabtu. “Saat ini Desa Jangkang Lama, dalam kondisi banjir,” ujar dia.

Banjir juga terjadi di Benao, Ibukota Kecamatan Lahei Barat. Rumah warga yang berada di pinggir sungai mulai terendam air. “Warga terus menjaga barang berharga di dalam rumah, meski air sudah mulai masuk ke rumah,” ujar Ilham warga Benao.

Warga juga mengaku belum mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat, untuk menanggulangi bencana banjir yang kerap menerjang rumah warga sekitar aliran sungai barito.

“Banjir ini diprediksi akan terus meningkat menyusul cuaca mendung di kawasan itu, apalagi debit air hulu sungai di Kabupaten Murung Raya terus mengalami kenaikan,” tukasnya. (asa/K-10)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya