Pemprov Kalteng Bantu Pasarkan Masker Produk UKM

Palangka Raya, KP – Pemerintah provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kalteng bantu memasarkan masker kain produk UKM di daerah ini.

Kepada awak media, Rabu (8/4) Gubernur Kalreng melalui Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Aty Mulyati mengungkapkan hal itu terkait upaya membina usaha warga pengrajin masker, gun mencegah penyebaran covid 19.

Didampingi Kepala Pusat Lanan Usaha Terpadu (PLUT Hariyanto dikatakan, upaya itu di lakukan melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) provinsi Kalteng sejak beberapa waktu terakhir,

Aty Mulyati menjelaskan kebijakan tersebut diambil oleh pihak Pemprov untuk menyesuaikan kondisi yang saat ini terjadi, yakni adanya pandemi corona virus disease 2019 (covid-19).

Menurut Aty pihaknya berupaya membantu di masyarakat di daerah ini, agar bisa mendapatkan masker yang berkualitas dengan harga terjangkau dan di satu sisi membantu pelaku usaha tetap bertahan.

Mantan Kadishub Prov Kalteng juga menjelaskan, diproduksinya masker kain ini sangat efektif. Pasalnya, saat ini masker medis saat ini sudah mulai sulit didapat, dan harganya jauh di atas harga eceran biasanya.

Berita Lainnya
1 dari 278
Loading...

Sedangkan masker yang diproduksi para penjahit (UKM, red) dipasarkan PLUT dibandrol dengan harga Rp 5.000 per lembar dan memiliki lapisan yang bisa digunakan sebagai tempat filternya.

Aty mengaku, setiap hari masker kain yang pihaknya pasarkan melalui PLUT, terjual dalam waktu cepat kepada berbagai pihak dengan sistem pemesanan terlebih dulu. “Bahkan terkadang ada konsumen yang tidak kebagian, sebab tingginya permintaan, tambahnyam

Sebelumnya, Koordinator Konsultan PLUT Kalteng, Hari menjelaskan, saat ini ada sekitar 40 pelaku usaha yang siap memproduksi masker kain untuk memenuhi kebutuhan dan pesanan dari para konsumen.

Masing-masing dari pelaku usaha, biasanya mendistribusikan sekitar 50 lembar masker kain kepada pihaknya, sehingga rata-rata ada sekitar 2.000 lembar masker yang mampu dijual per harinya.

Ditanya pembeli dan pesanan yang datang melalui PLUT, menurutnya lagi cukup banyak, seperti sekarang saja sudah ada sekitar 50 pihak yang melakukan pemesanan masker kain. Pola bantuan pemasaran seperti ini, nyatanya cukup membantu pelaku usaha yang terdampak karena berkurangnya pelanggan.

Kalangan pembeli masker kain itu terdiri dari berbagai pihak, baik dari kalangan masyarakat serta instansi pemerintah maupun perbankan.

Konsumen tidak hanya berasal dari Palangka Raya, namun juga seluruh kabupaten di Kalteng, bahkan sejumlah daerah di Kalimantan Selatan hingga Surabaya, Jawa Timur. (drt/k-10)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya