Dewan Minta Duta Mall Menahan Diri Agar Tidak Operasional

Banjarmasin, KP – Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, HM Faisal Hariyadi meminta agar pusat perbelanjaan Duta Mall bersabar dan menahan diri untuk tidak operasional ditengah mewabahnya pandemi virus corona (covid-10).

“ Masalahnya dengan kembali bukanya Duta Mall, dikhawatirkan upaya dan kerja keras dilaksanakan pemerintah selama ini untuk mempercepat penanganan virus corona tidak berjalan maksimal dan efektif,” kata Faisal Hariyadi.

Hal itu dikemukakannya kepada {KP} Jumat (17/4/2020) kemarin, menangapi beroperasionalnya kembali Pusat Perbelanjaan Duta Mall (DM) terhitung sejak Kamis (16/4/2020).

Faisal mengatakan, guna menggantisipasi penyebaran virus corona Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina sudah mengeluarkan himbauan agar pusat perbelanjaan termasuk Tempat Hiburan Malam (THM) tutup.

Atas himbauan itu, sejumlah pusat perbelanjaan termasuk Duta Mall dan THM mengambil langkah menghentikan sementara operasional mulai tanggal 25 Maret hingga 5 April 2020 dan kemudian diperpanjang kembali selama dua pekan.

Berita Lainnya
1 dari 1.421
Loading...

Ia juga mengakui, selama tidak beroperasi dampaknya dirasakan terhadap perekonomiaan sangat besar , lantaran tidak sedikit karyawan yang tidak berkerja dan terpaksa harus dirumahkan, bahkan sejumlah karwayan terkena pemutusan kerja (PHK).

“Belum lagi ancaman kerugian dan mengalami kebangkrutan, jika kondisi darurat di tengah mewabahnya pandemi virus corona ini hingga berlangsung lama, “ ujar ketua komisi dari F-PAN ini.

Dikemukakan, meski pihak manajemen Duta Mall selama beroperasi kembali menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti menyediakan tempat cuci tangan, menerapkan social distancing serta mewajibkan pengunjung memakai masker, namun hal itu tetap saja akan menimbulkan pro kontra ditengah masyarakat.

Karenanya ketua komisi membidangi masalah ekonomi dan keuangan ini berharap, segala himbauan, arahan dan kebijakan pemerintah dalam kerangka mempercepat penanganan virus corona wajib ditaati untuk dilaksanakan masyarakat maupun kalangan dunia usaha.

“ Memang semuanya serba tidak nyaman dana dampak dirasakan sanagat besar , tetapi semuanya ini diambil agar penanganan virus corona supaya dengan cepat teratasi. Apalagi Kota Banjarmasin sudah dinyatakan zona merah dan jumlah warga yang terjangkit virus ini terus bertambah,” demikian Kata Faisal Hariyadi. (nid/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya