Dimakamkan di Lahan yang Disiapkan Pemkab Batola

Marabahan, KP- Satu warga Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan sempat dirujuk ke RSUD Anshari Saleh Banjarmasin sejak Jum’at (3/4) lalu, dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (11/4) sekitar pukul 06.30 WITA.

Pasien langsung dikebumikan di pemakaman Muslimin Dahirang Marabahan.

Namun lokasi pemakaman jenazah ini di tempatkan khusus jauh berada di bagian belakang lahan yang sebelumnya dipersiapkan pemerintah daerah.

Hadir juga turut memantau pemakaman kabag humpro Batola Hery Sasmita, dikatakan jenazah yang meninggal adalah pasien PDP yang di rujuk di RS Ansyari Shaleh Banjrmasin.

“Ya ini adalah pasien yang PDP kemarin, kami juga tidak boleh mendekat ke pemakaman, hanya memantau dari jauh saja.

Lokasi pemakamannya di Kuburan Muslimin, namun jauh di tempatkan di belakang dari pemakaman umum,” ujar Kabag Humas Batola, Hery Sasmita.

Berita Lainnya

Ke MK “Bunuh Diri”

1 dari 1.030

Juru Bicara Gugus Tugas P3 Covid-19 Kabupaten Batola, Azizah Sri Widari juga membenarkan meninggalnya pasien PDP (cluster Gowa) asal Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Batola yang sebelumnya sempat dirujuk ke RSUD di Banjarmasin tersebut.

“Untuk perkembangan pantauan Covid-19 di Batola.

Pada hari ini pukul 12.00 WITA jumlah ODP berjumlah 25 orang, PDP 1 orang, dan meninggal dunia PDP 1 orang.

Sementara yang terkonfirmasi positif 1 orang dan OTG 12 orang,” jelasnya.

Sebelumnya warga dengan berstatus ODP ini memiliki riwayat melakukan perjalanan keluar daerah, tepatnya mengikuti Ijtima Dunia Wilayah Asia di Gowa, Sulawesi Selatan.

Pasien yang memiliki riwayat perjalanan keluar daerah ini, dikabarkan sudah mulai stabil.

Namun rujukan tetap dilakukan lantaran pasien PDP ini kesulitan untuk mengkonsumsi makanan dan obat-obatan. (ag/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya