Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tabalong

Bupati Tabalong Buka Sosialisasi Destana

×

Bupati Tabalong Buka Sosialisasi Destana

Sebarkan artikel ini
Hal 9 Tabalong Adv 1 3 klm
KP/Ist

Tanjung, KP – Bupati Tabalong Ir H Muhammad Rifani SH ST MT, menghadiri sekaligus membuka Sosialisasi Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (DESTANA) di Pendopo Bersinar, Kecamatan Murung Pudak, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong ini diikuti sebanyak 143 peserta yang terdiri dari 12 camat, 121 kepala desa, 10 lurah, serta unsur terkait lainnya se-Kabupaten Tabalong.

Kalimantan Post

Ketua BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi, menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, Peraturan Daerah Kabupaten Tabalong Nomor 4 Tahun 2022 tentang Penanggulangan Bencana Daerah, serta Peraturan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 7 Tahun 2025.

“Sosialisasi ini bertujuan mewujudkan ketangguhan, kesiapsiagaan, serta pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat, sekaligus menargetkan terbentuknya Desa Tangguh Bencana (Destana) di setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Tabalong” ujarnya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tabalong juga memberikan santunan kepada relawan kebencanaan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2022 tentang Penanggulangan Bencana. Santunan tersebut meliputi santunan luka dan santunan cacat bagi relawan yang mengalami musibah saat menjalankan tugas.

“Saat ini, jumlah relawan kebencanaan di Kabupaten Tabalong tercatat sebanyak 1.576 orang yang terdiri dari unsur Unit Pemadam Kebakaran Swasta (UPBS), Relawan Kebakaran (Retkar), Relawan Desa, serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Dinas Sosial,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tabalong H. Fani menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Tabalong beserta seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Menurutnya, sosialisasi seperti ini sangat penting sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

“Kabupaten Tabalong memiliki berbagai potensi bencana yang perlu diwaspadai, mulai dari banjir, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau, cuaca ekstrem, hingga tanah longsor. Karena itu, penguatan Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemandirian masyarakat dalam menghadapi potensi bencana” ujar H. Fani.

Baca Juga :  H Fani Dikukuhkan sebagai Ketua DPC Gerindra Tabalong

Ia menegaskan, penanggulangan bencana tidak bisa hanya menjadi tugas pemerintah atau BPBD semata. Dibutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, dunia usaha, relawan, hingga masyarakat.

“Program Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (Destana) bertujuan membangun masyarakat yang siap menghadapi bencana dengan memahami potensi risiko, mengetahui langkah saat bencana, serta mampu melakukan pencegahan dan penanganan secara cepat dan tepat,” pungkasnya.

Menurutnya, kesiapsiagaan merupakan kunci dalam mengurangi risiko bencana. Semakin siap masyarakat, semakin besar peluang untuk meminimalkan korban jiwa maupun kerugian yang ditimbulkan.

H. Fani berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada sosialisasi semata, tetapi dapat ditindaklanjuti dengan langkah nyata di desa dan kelurahan serta memperkuat koordinasi seluruh pihak agar memiliki pemahaman dan langkah yang sama dalam menghadapi bencana.

“Saya mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan memperkuat koordinasi agar memiliki pemahaman serta langkah yang sama dalam penanganan bencana,” tutupnya. (ros/K-6)

Iklan
Iklan