Diseleksi dan Dikarantina Khusus

Banjarbaru, KP – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) sudah menyiapkan beberapa alternatif gedung yang akan digunakan sebagai tempat karantina khusus bagi Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang punya gejala klinis.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalsel, HM Muslim, Kamis (2/4) beberapa gedung milik pemerintah baik di Banjarmasin dan Banjarbaru sudah disiapkan.

Di antara anya gedung Pendidikan dan Pelatihan milik Pemprov Kalsel di Abulung sudah sangat siap untuk digunakan.

Lantas kapan gedung karantina khusus tersebut dioperasikan? Muslim menyatakan saat ini pihaknya sedang menyiapkan ruangan, peralatan, dan penunjang lainnya.

“Seiring adanya pembatasan orang masuk ke Kalsel kami sudah menyiapkan memberikan pelayanan kepada ODP yang memiliki gejala klinis tertentu.

Bagi yang memiliki gejala klinis tertentu akan didata di puntu masuk Kalsel, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang punya gejala klinis tertentu bakan ditempatkan di gedung karantina khusus,” ujarnya.

Lebih jauh Muslim menjelaskan, tes cepat covid-19 menggunakan alat tes TBC pada prinsipnya Provinsi Kalsel sudah siap tinggal menunggu instruksi pemerintah pusat. Dikatakan Muslim, hampir semua rumah sakit di Kalsel bahkan sebagian puskesmes mempunyai alat tes TBC.

Jika sudah dijadikan kebijakan oleh pemerintah pusat, maka menurut Muslim, Provinsi Kalsel sangat siap dan akan membantu dan mendukung percepatan menentukan konfirmasi covid-19.

Berita Lainnya

Tambahan Kasus Baru 55 Orang

1 dari 892
Loading...

“Terkait rapid tes sebagaimana kami sampaikan beberapa waktu lalu pemanfaatannya untuk memetakan atau melakukan tes cepat kepada ODP yang punya gejala klinis dan juga PDP.

Rapid tes juga digubakan untuk petugas yang menangani covid-19.

Terakhir digunakan untuk traking kontak positif.

Sampai saat ini kami sudah melakukan upaya itu, nanti akan kami sampaikan rekapitulasi hasilnya,” ungkap Muslim.

[]Merekrut Relawan

Sisi lain HM Muslim mengatakan, Pemprov Kalsel akan merekrut relawan kesehatan untuk membantu menangani pencegahan dan pengobatan pasien Covod-19.

Pihaknya telah menyampaikan surat dari Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel terkait perekrutan relawan kesehatan.

“Terkait surat tentang perekrutan tenaga kesehatan untuk menjadi relawan, telah disampaikan kepada profesi terkait, baik itu, dokter, bidan, ahli gizi, farmasi dan lainnya,” katanya.

Para relawan kesehatan tersebut, antara lain untuk membantu pemanfaatan gedung karantina mandiri yang kini disiapkan oleh Pemprov Kalsel, untuk menangani pasien ODP maupun PDP dengan gejala tertentu. (mns/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya