DENPASAR, Kalimantanpost.com – Pemerintah Provinsi Bali sangat mendukung pertumbuhan media, dengan melakukan kerjasama dalam melakukan pemberitaan pembangunan di daerah.
“Gubernur Bali sangat terbuka dengan media, bahkan tidak pernah marah atas kritikan, apalagi disertai data dan fakta,” kata Kepala Bagian Humas Sekdaprov Bali, Kadek Suadnyana, saat menerima kunjungan Pressroom DPRD Kalsel, Kamis (21/5/2026), di Denpasar.
Namun, Humas dan Protokol Pemprov Bali memiliki peran menjaga citra pemerintah di mata publik, termasuk melakukan sosialisasi kebijakan pemerintah.
“Untuk itu, kita melakukan kerjasama dengan media untuk menyampaikan informasi ke masyarakat,” ujarnya, didampingi Perwakilan Media Pemprov Bali, Komang Suarsana.
Kadek mengungkapkan, saat ini telah melakukan kerjasama dengan sekitar 130 media cetak, elektronik dan online yang ada di wilayah Bali, yang diatur sesuai juknis, berdasarkan penilaian dan evaluasi dari inspektorat dan BPK.
“Juknis ini menentukan dasar kerjasama media, mulai dari kompetensi pimpinan dan wartawan hingga jumlah followers,” ungkap Kadek.
Karena jumlah followers diatas 7.000 baru layak dilakukan kerjasama, namun yang dibawah itu tetap dibantu kerjasama dan dibina agar bisa meningkatkan jumlahnya. Namun yang dibawah 500 followers masih dipertimbangkan.
“Kita bina media ini agar bisa meningkatkan jumlah followersnya,” jelasnya.
Sementara itu, Kabag Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Kalsel, Riduansyah mengatakan, banyak masukan yang diterima dari Biro Humas dan Protokol Bali, mulai dari kemitraan media, pengelolaan sampah, penerapan bahasa daerah hingga penggunaan baju adat setiap Kamis bagi ASN, swasta maupun anak sekolah.
“Soal kemitraan media ini sangat positif, nanti akan kita pelajari dan diterapkan di Kalsel,” kata Riduansyah. (lyn/KPO-4).















